Fajar

  Breaking News

Kisah Heroik Wanita Hamil yang Selamat dari Tenggelamnya KM Fungka III

Penumpang tak bisa menahan tangis usai selamat dari tenggelamnya KM Fungka Permata III GET 107. (FOTO: AKHIRMAN/KENDARI POS)
Peristiwa - 19 September 2017, 10:16:14

FAJAR ONLINE.COM - Sebanyak 27 penumpang Kapal Motor (KM) Fungka Permata III GET 107 berhasil ditemukan, kemarin (18/9). Kapal yang bertolak dari Baubau menuju pelabuhan Usuku, Tomia pada Sabtu malam sekira pukul 22.00 Wita ini hilang kontak sejak Minggu (17/9). Meski semua penumpang selamat, namun ada cerita heroik dibalik kejadian itu.

Air mata Santi langsung tumpah saat turun dari KNP 353 di Pelabuhan Murhum Baubau, kemarin sore. Dia tak bisa menahan tangis, mengingat pengalaman "mengerikan" yang baru saja dialaminya. Dua hari dan dua malam terombang-ambing di tengah lautan sungguh membuatnya trauma. Bukan dirinya sendiri yang dipikirkan, tapi bayi yang ada dalam kandungannya.

Wanita 35 tahun itu memang sedang mengandung anak pertamanya. Dia lagi hamil enam bulan. Untungnya, ada suaminya La Ode Abdul Hasan saat peristiwa naas itu. "Saya kira sudah tak bisa tahan. Dalam kondisi seperti ini, baru berada di tengah laut yang dingin dan dihantam ombak, sungguh pengalaman yang mengerikan," cerita Santi sesaat setelah tiba di pelabuhan.

 Dia bercerita saat kapal yang sudah tenggelam semua, dia bersama suami melihat selembar papan. Tanpa dikomando, langsung lompat ke laut dan menyambar papan tersebut. Meski tak memadai tapi bisa bertahan sementara supaya tidak tenggelam. Untungnya, tak lama kemudian, datang beberapa ABK dengan membawa beberapa lembar papan. Akhirnya, papan-papan itu disatukan dan dibuat seperti rakit. Mereka gunakan baju sebagai pengikatnya.

 "Itulah yang kami gunakan dan terombang ambing dilaut selama dua hari dua malam. Sampai pada sekira pukul 10.00 Wita baru bantuan datang," jelasnya yang diaminkan suaminya sambil terus memeluk istrinya itu. Pengalaman tak kalah seru juga dialami Ari. Pria 36 tahun ini mengaku saat seluruh badan kapal akan tenggelam, ia langsung merangkul anaknya, Jai (5) dan istrinya Ani agar tidak terpisah.

"Saya langsung peluk anak dan istriku. Sampai kapal tenggelam sepenuhnya dan hancur, kita melompat ke laut dengan menggunakan life jacket. Saya terus pegang anak dan istriku sampai ada bantuan datang. Alhamdulilah kami bertiga selamat meskipun istri saya saat ini langsung dilarikan ke RS karena mengalami luka di bagian tubuhnya," terangnya.

Wa Ode Lisnawati (40) juga punya cerita. Dia mengaku sempat putus asa karena terombang ambing di laut, selama dua hari dua malam dan tak kunjung ada bantuan datang. Dirinya bisa selamat karena menggunakan rakit bekas pecahan dinding kapal. "Saat kapal tenggelam saya lihat ada papan. Itumi yang saya gunakan dan jadikan rakit dan terombang ambing di laut," katanya.

 Penumpang lainnya, Hj. Musrifah Rahim (55) mengatakan, ia mengetahui bahwa kapal yang ditumpanginya mengalami mati mesin ketika bangun untuk menunaikan salat subuh. "Sekira pukul 05.00 Wita, air laut mulai masuk ke dalam kapal. Para ABK berupaya untuk mengeluarkan air dengan pompa, tetapi tidak bisa. Hantaman obak membuat jumlah debit air yang masuk semakin besar dan mengakibatkan mesin kapal mati," ungkapnya.

 Sekira satu jam kemudian, lanjut dia, ABK memberitahukan kepada seluruh penumpang agar bersiap menyelamatkan diri karena air sudah sampai ketinggian satu meter dan kapal akan tenggelam. Makanya, langsung bergegas naik ditingkatan paling atas karena sebagian badan kapal sudah tenggelam. "Sekira satu jam kita berada di atas, seluruh badan kapal hancur dan tenggelam total karena dihantam ombak. Makanya, seluruh penumpang melompat ke laut," ucapnya.

 Saat melompat itu, kata dia, terpaksa dilakukan karena sesungghhnya tidak tahu berenang. "Saya tidak tahu berenang kasian. Tapi, karena seluruh badan kapal terpisah dan tenggelam, makanya saya nekat lompat. Untungnya ada serpihan dinding kapal yang bisa kita gunakan. Makanya, saya bisa selamat meskipun sempat minum air laut tiga kali karena sering jatuh dihantam ombak," katanya.

 "Kita di atas papan itu ada beberapa orang. Termasuk salah satunya anaku. Selama dua hari dua malam kita terombang ambing di laut dan hanya bisa pasrah. Anaku bilang, kita pasrahmi saja ma, karena sampai sekarang belum ada bantuan, sementara papan yang kita gunakan semakin menipis akibat terus dihantam ombak. Tapi alhamdulilah Allah SWT, masih beri kita kesempatan hidup," katanya. (jpg)

Author : Alief Sappewali

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Jago Kandang, Shakhtar Donetsk Tekuk AS Roma

FAJARONLINE.CO.ID, DONETSK—Shakhtar Donetsk membuktikan mereka adalah lawan berbahaya saat bermain di kandang sendiri. AS Roma adalah klub...
 

De Gea Gemilang, MU Imbangi Sevilla di Spanyol

FAJARONLINE.CO.ID, SEVILLA—Sevilla berhasil menahan imbang Manchester United pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Bermain di Estadio...
 

Modus Jadi Dukun, Ayah Tiri Gerayangi Anaknya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Nahas menimpa Bunga (Disamarkan,red) (20) menjadi korban pelecehan seksual ayah tirinya sendiri, berinisial HS (40) di...
 

Api Lahap Gudang Kosong Milik Indomarco

FAJARONLINE. CO. ID, PANGKEP -- Api melahap sebuah ruko di Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, malam ini, Rabu (21/2/2018). Sekretaris...
 

Mesin Rusak, Kapal Terombang Ambing di Laut Lepas

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Kapal dari Pulau Kalukuang Kecamatan Liukang Kalmas menuju Pelabuhan Paotere, Makasaar dilaporkan karam ditengah...
 

Rem Mendadak, Truk Elpiji Tabrak Tiga Mobil

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Empat mobil terlibat kecelakaan di poros Pangkep, tiga mobil pribadi dan satu truk agen gas elpiji ringsek di lokasi....
 

Sulsel Target Sertifikasi 3.000 Tenaga Terampil Jasa Kontruksi

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pemerintah Provinsi Sulsel ingin menciptakan tenaga kerja yang andal. Program sertifikasi pun terus...
 

Berutang Rp 37 Miliar, Liga 1 Molor Lagi?

FAJARONLONE.CO.ID, MAKASSAR -- PSSI berjanji akan melunasi subsidi klub yang tertunggak musim lalu. Batas waktu sebelum kick off Liga 1 mulai, jika...
 

Rawan Risiko Kecelakaan Kerja, BPJS Ketenagakerjaan Sasar Pekerja Kontruksi

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- BPJS Ketenagakerjaan pun membidik tenaga kerja sektor jasa konstruksi menjadi peserta. Pasalnya risiko bekerja di...
 

Bendahara Desa di Selayar Ikuti Bimtek Pengelolaan Keuangan

FAJARONLINE.CO.ID, SINJAI - Bendahara Desa di Kabupaten Kepulauan Selayar mengikuti bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan keuangan Desa. Bertempat di...
 

Pengusaha Diajak Ekspor Bahan Pokok ke Saudi Arabia

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Upaya untuk menghadirkan cita rasa Nusantara untuk jemaah haji bisa menjadi peluang bagi pengusaha. Kementrian...
 

Serahkan SK Pengangkatan, Kakanwil Kemenag Sulsel Harap Jaga Citra Positif

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Sebanyak 67 orang tenaga tenaga non ASN mulai dari pramubhakti, cleaning service sampai security mendapatkan SK...
 

Dinsos Bersiap Bangun Penampungan Anjal

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar bersiap membangun Penampungan Anjal. Usulan itu akan disampaikan pada APBD Perubahan...
 

Pesan Khusus Fahsar untuk Pengusaha Jalankote

FAJARONLINE.CO.ID, BONE -- Usai mengikuti salat berjamaah di Masjid Tua Al Mujahidin Watampone, Calon bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi,...
 

APK Belum Dipasang, KPU Salahkan Kandidat

FAJARONLINE.CO.ID, WAJO -- Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Wajo sampai detik ini belum...
 

Momen Pilkada, Dewan Soroti Atribut Kampanye Terpaku Dipohon

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR - Momentum pilkada, atribut kampanye mulai bertebaran. Sayangnya, beberapa atribut terpaku dipohon. Hal itupun...
 

Pembahasan Ranperda Terhambat Permendagri

FAJARONLINE.COM, MAKASSAR -- Rapat expose ranperda Penyelenggaraan Pendidikan yang berlangsung di ruang Banggar DPRD Makassar, Rabu, 21 Februari...
 

Tinjau Korban Bencana Alam, Bupati Salurkan Uang Tunai

FAJARONLINE.CO.ID, WAJO -- Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru menyalurkan bantuan sosial bagi 69 Kepala Keluarga (KK) di Kecamatan Pitumpanua,...
 

Ombudsman Nilai DPMTSP Palopo Terbaik Kedua di Indonesia

FAJARONLINE.CO.ID, PALOPO -- Kerja keras Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palopo Farim Kasim Judas Amir...
 

32 Jam Terombang-Ambing di Tengah Laut, Ini yang Dilakukan Penumpang KLM Umega Berkah

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Kapal Layar motor (KLM) Umega Berkah yang terombang-ambing selama 32 jam di tengah laut akibat mesin kapal rusak,di...
 

7 Hektare Sawah di Takalar Bakal Pakai Benih Hasil Penelitian BATAN

FAJARONLINE.CO.ID, TAKALAR – Pemkab Takalar menyambut baik rencana Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) bersama Produsen Benih Padi...
 

Mesin Rusak di Tengah Laut, Basarnas Makassar Evakuasi Penumpang KLM Umega Berkah

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Personel Basarnas Makassar berhasil mengevakuasi penumpang Kapal Layar motor (KLM) Umega Berkah yang terombang-ambing...
 

Rastra Digasak Maling, Kades Terpaksa Ganti Rugi

Fajaronline.co.id, WAJO -- Beras sejahtera (Rastra) untuk warga miskin digasak maling di Desa Lowa Kecamatan Tanasitolo, Wajo, beberapa waktu lalu...
 

Sebelum Trofeo Borneo, PSM Uji Coba Lawan Persika

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- PSM akan menjamu Persika Karawang pada partai uji coba di Stadion Andi Mattalatta, Minggu, 25 Februari. Persika...
 

Al Hadji Melunak, Besok Tes Medis Bersama Bek Kiri Persijap

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Dua pemain baru direncanakan bakal tiba di Makassar besok, Kamis (22/2/20a8). Mereka adalah Mohamadou Al Hadji dan eks...

Load More