Fajar

  Breaking News

Pantau Sidang La Nyalla, Delapan LSM Surati PN Jakput

La Nyalla Mattalitti. (Int)
Hukum - 23 Desember 2016, 04:33:17

FAJARONLINE.COM, JAKARTA - Delapan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) bidang hukum yang memantau persidangan perkara dana hibah Kadin Jatim yang didakwakan kepada Ketua Umum Kadin Jatim La Nyalla Mahmud Mattalitti memberikan pendapat publik kepada majelis hakim yang mengadili perkara tersebut.

Pendapat tersebut disampaikan melalui amicus curiae atau sahabat pengadilan.

Gabungan LSM hukum yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (AMPUH) Indonesia itu terdiri atas Masyarakat Indonesia Pemantau Anti-Kriminalisasi Hukum, Komite Anti-Korupsi Indonesia, Indonesia Development Monitoring, Masyarakat Pemantauan Peradilan Indonesia, dan Komite Pungli dan Suap Indonesia.

Selain itu, ada Jaringan Mahasiswa Hukum untuk Keadian, Masyarakat Peduli Hukum dan Politik Indonesia, Indonesia Prosecutor Watch. AMPUH mengharapkan hakim agar membebaskan La Nyalla dari dakwaan primair maupun subsidair.

“Kami mengajukan sebagai amicus curiae atau sahabat pengadilan karena ingin mengajukan pendapat terhadap jalannya kasus La Nyalla terkait dana hibah Kadin Jatim. Bagi kami, ini momentum yang pas untuk memberikan pendapat sekaligus memperjelas kepada publik mana kasus hukum yang benar-benar murni hukum dan mana yang bias dengan kepentingan nonhukum. Kami sudah berkirim surat ke PN Jakarta Pusat, Kamis,” ujar Koordinator Ampuh, Budi Prawira di Jakarta, Kamis (22/12).

Budi memaparkan, penggunaan amicus curiae adalah hal yang biasa dalam peradilan sebagai bentuk partisipasi publik.

“Kami sama sekali tidak mengintervensi independensi hakim. Mekanisme ini kami tempuh untuk memberikan pendapat masyarakat. Sehingga kami mengharapkan putusan hakim bisa lebih holistik, karena didasarkan pada pertimbangan yang lebih lengkap, mendalam dan menggunakan pendekatan yang menyeluruh, termasuk menggali nilai-nilai yang berkembang dalam masyarakat seperti diatur dalam Pasal 5 ayat (1) UU 48/2009 tentang Kekuasaan Kehakiman,” ungkap Budi.

Dia juga menambahkan, pihaknya bersama delapan NGO bidang hukum yang tergabung dalam AMPUH memang memantau jalannya persidangan perkara La Nyalla.

Dan atas amatan tersebut, AMPUH sampai pada kesimpulan adanya praktik nonhukum dalam perkara tersebut.

“Sebab, patut diduga telah terjadi praktik penyalagunaan hukum dan kekuasaan dalam perkara yang didakwakan kepada La Nyalla,” ujarnya.

Seperti diketahui, perkara La Nyalla sejatinya adalah perkara lawas yang telah diputus di pengadilan pada Desember 2015. Terpidananya adalah dua wakil ketua umum Kadin Jatim, yakni Diar Kusuma Putra dan Nelson Sembiring. Perkara tersebut telah berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Dalam dakwaan maupun putusan perkara disebutkan, Diar dan Nelson adalah pelaku tindak pidana dan tidak ada pelaku peserta (deelneming) yang lain selain keduanya.

Tapi kemudian, Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim kembali membuka perkara tersebut, dan menetapkan La Nyalla sebagai tersangka penggunaan dana hibah Kadin Jatim.

Kejaksaan mengklaim menemukan bukti baru. Kejati Jatim menerbitkan serangkaian surat perintah penyidikan (Sprindik) dan penetapan tersangka terhadap La Nyalla.

Atas penetapan tersangka tersebut, La Nyalla mengajukan permohonan praperadilan, di mana pengadilan kemudian memutuskan bahwa penetapan La Nyalla sebagai tersangka adalah tidak sah dan perkara dana hibah Kadin Jatim sudah tidak dapat dibuka kembali.

Sudah ada tiga putusan pengadilan yang menyatakan hal tersebut, yaitu putusan 7 Maret 2016, 12 April 2016, dan 23 Mei 2016.

“Kalau kita mengikuti perkembangan kasus ini, terlihat jelas bahwa Kejaksaan tidak menjalankan putusan pengadilan. Kejaksaan menutup mata dengan tujuan hanya untuk membawa La Nyalla ke persidangan. Dari sini, kita bisa tahu ada bias kepentingan non-hukum yang sangat kental mewarnai jalannya kasus ini,” tegas Budi.

Terkait bukti baru yang diklaim penyidik, dalam fakta di persidangan ternyata tidak ada satupun bukti baru yang didalilkan oleh jaksa penuntut umum (JPU) dalam mendakwa La Nyalla.

“Justru sebaliknya, alat bukti yang dulu digunakan dalam perkara di persidangan dengan terdakwa Diar Kusuma Putra dan Nelson Sembiring malah tidak dimasukkan sebagai bukti dalam perkara La Nyalla. Yakni dokumen Nota Kesepahaman atau MoU antara Gubernur Jatim dengan Ketua Umum Kadin Jatim,” jelas Budi.

Semua saksi fakta yang dihadirkan JPU pun, sambung Budi, tidak ada satu pun yang menyaksikan dan menyebutkan bahwa La Nyalla melakukan apa yang didalilkan dalam dakwaan jaksa.

“Di persidangan terungkap bahwa tidak satu pun saksi menyebutkan La Nyalla terlibat bersama-sama dengan Diar Kusuma Putra dan Nelson Sembiring dalam melakukan tindak pidana korupsi dana hibah Kadin Jatim,” tegas Budi.

Budi menegaskan, “pemaksaan” kasus inilah yang kemudian membuat publik berspekulasi bahwa perkara ini kental dengan kepentingan non-hukum. Penyidik Kejati Jatim dan JPU hanya bertujuan menghukum La Nyalla dengan kekuasaan yang melekat pada institusi Kejaksaan.

“Padahal, semua fakta dan data berkata sebaliknya, yaitu La Nyalla tidak terlibat. Sehingga kami sebagai masyarakat hukum sangat wajar jika mengambil kesimpulan bahwa proses penegakan hukum perkara ini patut diduga telah terjadi tindakan penyalahgunaan hukum dan penyalahgunaan kekuasaan,” papar Budi.

Budi mengingatkan majelis hakim untuk benar-benar bersikap adil. Ada adagium “lebih baik membebaskan seribu penjahat daripada menghukum satu orang tidak bersalah”.

”Kami berharap perkara ini menjadi momentum untuk memulihkan kepercayaan publik kepada sistem hukum, khususnya dunia peradilan. Jangan sampai orang yang tidak terlibat perkara, orang yang tidak bersalah, dipaksakan bersalah karena adanya kepentingan nonhukum,” tegas Budi.

Dengan dasar itulah, Budi bersama sejumlah LSM bidang hukum mengharapkan hakim agar membebaskan La Nyalla dari dakwaan primair maupun subsidair. “Kami berharap hakim membebaskan orang yang tidak bersalah, dalam hal ini La Nyalla,” terang Budi. (jpnn)

 

Author : Muhammad Nursam

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Dosen Unibos dan Desa Katomporang berinovasi Kembangkan Selai Salak

FAJARONLINE.CO.ID, PINRANG -- Mewujudkan pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi khususnya bidang Pengabdian Masyarakat, Dosen Universitas Bosowa...
 

Anies Baswedan Posisi Teratas Dampingi Prabowo di Pilpres

FAJARONLINE.CO.ID -- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan merasa terhormat berada di posisi teratas daftar calon wakil presiden untuk Prabowo...
 

Siap-siap, Pemkot Parepare Usulkan 426 Formasi CPNS

FAJARONLINE.CO.ID, PAREPARE -- Pemkot Parepare sudah mengusulkan formasi penerimaan CPNS. Sisa menunggu persetujuan KemenPAN-RB.   Badan...
 

Selain Prabowo, Gerindra Tak Punya Tokoh Lain yang Layak jadi Capres

FAJARONLINE.CO.ID -- Pengamat politik Said Salahudin meyakini Gerindra tidak akan mengubah sikap politik mengusung Prabowo Subianto sebagai capres di...
 

Diduga Tidak Sesuai Volume, Kejari Maros Segel Bangunan Baru Pasar Panjallingan

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS -- Diduga tidak sesuai volume pengerjaan, Tim Khusus Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros menyegel bangunan...
 

Indeks Harga Saham Gabungan Hari Ini Ditutup di Zona Merah

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Indeks harga saham gabungan (IHSG) melaju di zona merah pada sesi kedua, Kamis, 19 Juli 2018.  IHSG pada sesi...
 

Idrus Marham 10 Jam Diperiksa KPK

FAJARONLINE.CO.ID -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa dua orang saksi perihal kasus yang melilit Wakil Ketua Komisi VII Eni Maulani...
 

BI Putuskan Bunga Acuan Tetap 5,25 Persen

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 18-19 Juli telah usai. Agenda tersebut memutuskan untuk mempertahankan...
 

Telkomsel Mudahkan Komunikasi di Tanah Suci

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Telkomsel memudahkan komunikasi dengan jemaah dari Tanah Suci melalui paket haji, Roaming Ready Telkomsel. Menyambut...
 

Awasi Pekerjaan Proyek, Dinas PU Pangkep Bakal Pasang CCTV

  FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pangkep bakal meluncurkan program E-Controlling.   Kepala Dinas PU...
 

Hanya Hitungan Menit, Gedung Enam Lantai Ambruk Secara Misterius

FAJARONLINE.CO.ID, NEW DELHI -- Sebuah gedung di Greater Noida, Negara Bagian Uttar Pradesh runtuh dalam hitungan menit, Selasa malam...
 

Sidang Vonis Ditunda Pekan Depan, Tio Pakusadewo: Saya Ikut Aturan Hukum

FAJARONLINE.CO.ID -- Tio Pakusadewo menerima dengan lapang dada penundaan sidang vonis dirinya terkait kasus penyalahgunaan narkoba di Pengadilan...
 

Bakal Caleg Gerindra Makassar Tanpa Mahar, Ini Buktinya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- DPC Partai Gerindra Kota Makassar menegaskan tak ada mahar sama sekali pada perekrutan bakal caleg untuk Pemilu...
 

LP2M Unhas Pelatihan Advokasi di Maros

FAJARONLINE.CO.ID, MAROS -- Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas Hasanuddin bekerja sama dengan Sekolah Politik...
 

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Makassar Nyaleg di PAN, Ini Motivasinya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pendaftaran bakal calon anggota legislatif resmi ditutup sejak Selasa, 17 Juli 2018. Partai peserta pemilu pun...
 

Ini Deretan Musisi Ikut Daftar Caleg

FAJARONLINE.CO.ID -- Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 diramaikan lusinan artis dari berbagai kalangan. Mulai dari penyanyi, pemain sinetron,...
 

Suaminya Dikabarkan Selingkuh, Nikita Mirzani: Bukan Level Saya Melabrak

FAJARONLINE.CO.ID -- Setelah mengajukan gugatan cerai, Nikita Mirzani kini blak-blakan soal perselingkuhan suaminya, Dipo Latief. Nikita Mirzani...
 

Video Detik-detik Kapal Kayu Tenggelam di Perairan Jember

FAJARONLINE.CO.ID, JEMBER -- Sebanyak tujuh orang masih dalam pencairan di Perairan Plawangan, Jember. Mereka merupakan korban tenggelamnya kapal...
 

Kasihan, Denada Sudah Kucurkan Rp 400 Juta untuk Pengobatan Putrinya

FAJARONLINE.CO.ID -- Penyanyi Denada Tambunan masih terus berjuang untuk kesembuhan putri semata wayangnya, Shakira Aurum yang mengidap sakit...
 

Gara-gara Parkiran, ASN Gowa Ini Tantang Wartawan TVRI Berduel

FAJARONLINE.CO.ID, SUNGGUMINASA -- Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemda Gowa bernama Dienul menantang wartawan TVRI, Abd Hamid Tera berduel,...
 

Pembacaan Vonis Tio Pakusadewo Ditunda, Ini Alasannya

FAJARONLINE.CO.ID -- Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) urung membacakan vonis untuk Tio Pakusadewo yang menjadi terdakwa penyalahgunaan...
 

Tevez Minta Messi Tidak Pensiun dari Timnas Argentina

FAJARONLINE.CO.ID, BUENOS AIRES—Masa depan pemenang lima kali Ballon d'Or Lionel Messi di tim nasional Argentina tidak pasti. Namun,...
 

Sebulan Mengeksplorasi Pariwisata, IKC Temanggung Berbagi Cerita di Makassar

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Perwakilan Indonesia Kijang Club (IKC) Temanggung Solo, Firstyandhika Nanda, datang berkunjung ke Makassar....
 

Pelaku Kehajatan Siber Manfaatkan Kerentanan Perangkat Jaringan, Asia Jadi Target

FAJARONLINE.CO.ID -- Selama tiga bulan kuartal kedua tahun 2018 berjalan, para peneliti Kaspersky Lab mengamati lanskap aktif operasi APT...
 

Jangan Sampai Kehabisan, Panitia Hanya Siapkan 1750 Tiket Konser Trio Lestari

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Tiga pria yang memiliki ciri khas saat bernyanyi yaitu Tompi, Glenn Fredly, dan Sandhy Sandoro, tergabung dalam grup...

Load More