Fajar

  Breaking News

PCC, Obat Ilegal yang Bikin Heboh

Aulia Yahya Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia Sulsel
Opini - 18 September 2017, 16:47:24

Pasca kehebohan kasus PCC di Kendari, Indonesia “mendadak” PCC. Media lokal hingga media nasional ramai memberitakan soal PCC ini. Pihak terkait juga langsung melakukan pengembangan kasus. Alhasil, di sejumlah daerah lainnya, berhasil disita obat serupa dengan jumlah yang fantastis.

Oleh aparat, di Kendari diamankan sebanyak 2.631 butir (Kamis, 14 September 2017). Di Makassar BPOM mengamankan 29 ribu butir siap edar (Jumat, 15 September 2017), sementara di Papua (Sabtu, 16 September 2017) juga dilaporkan sekitar seribuan PCC telah diamankan.

Satu hal yang patut diketahui publik adalah, keberadaan obat PCC saat ini adalah sesuatu yang ilegal. Dulu memang PCC masih diproduksi, didistribusi, dan diperdagangkan secara legal, namun akhirnya ditarik atas nama hukum. Obat PCC (parasetamol, kafein, karisoprodol) atau Somadril produksi Actavis bersama produk lainnya yang mengandung karisoprodol yakni new skelan (Medifarma), Carsipain (Mecosin), Carminofein (Himajaya Raya), Etacarphen (Errita Pharma), Cazerol (Ifars), dan Bimacarphen (Bima Mitra Farma) telah dihentikan izin edarnya oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) sejak 2013. Merujuk pada Surat Badan POM Nomor PW.02.03.353.3.07.13.3041 perihal Penarikan Produk Karisoprodol, dikeluarkan pada Juni 2013. Dalam surat tersebut, Badan POM memerintahkan menghentikan produksi obat yang mengandung karisoprodol, mencabut izin edar, dan menarik produk dari peredaran di tingkat distributor, apotek, rumah sakit, poliklinik, toko obat, dan tingkat terkecil lainnya.

Selain ilegal, obat PCC ini juga masuk dalam kategori obat palsu. Menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 242 Tahun 2000, yang dikategorikan sebagai obat palsu adalah obat yang diproduksi pihak yang tak berhak menurut Undang-Undang. Selanjutnya dijelaskan bahwa ada lima macam obat palsu, yaitu: 1) Produk mengandung bahan berkhasiat dengan kadar yang memenuhi syarat, diproduksi, dikemas, dan diberi label seperti produk aslinya, tetapi bukan dibuat pabrik aslinya. 2) Obat yang mengandung bahan berkhasiat dengan kadar yang tidak memenuhi syarat. 3) Produk dibuat dengan bentuk dan kemasan seperti produk asli, tetapi tidak mengandung bahan berkhasiat. 4) Produk yang menyerupai asli, tetapi mengandung bahan berkhasiat yang berbeda. 5) Produk yang diproduksi tidak berizin.

Selain itu, produk impor yang tidak resmi dapat dikelompokkan sebagai obat palsu, sebab tanpa memiliki izin edar yang dikeluarkan Badan POM sesuai Peraturan Menkes No. 949/Menkes/SK/VI/2000.

Produsen Nakal
Dalam keterangan pers, Kepala BPOM Kota Makassar, Muhammad Guntur, kepada wartawan, Sabtu (16 September 2017) menyebut bahwa berdasar pengakuan pemilik, puluhan ribu butir PCC tersebut diperoleh dari sumber utamanya, Pasar Pramuka Jakarta.

Tentu saja, pengakuan ini masih membutukan pendalaman dan penelusuran lebih lanjut. Mengingat skalanya yang relatif besar, patut dicurigai, di balik ini semua, ada produsen nakal yang memproduksi produk tersebut. Agak musykil jika yang memproduksi obat tersebut adalah industri farmasi legal. Terlalu banyak hal yang mereka pertaruhkan, terutama sanksi pencabutan izin.

Apoteker dan Framing Media
Mencermati perkembangan kasus PCC ini, satu hal yang patut disayangkan adalah langkah Polda Sultra yang terkesan buru-buru menetapkan oknum apoteker (WYK) sebagai tersangka (14 September 2017), sehari setelah diamankan bersama barang bukti tramadol dari apotek tempatnya bekerja. Hal inilah yang kemudian memicu hampir semua media, baik lokal maupun nasional, memframing berita seolah pelaku utama dari beredarnya obat PCC di masyarakat adalah oknum apoteker.

Kuasa Hukum WYK sendiri memprotes penangkapan kliennya terkait obat PCC di Kendari, dengan alasan tidak benar terjadi jual beli obat PCC yang dilakukan kliennya. Menurut keterangan kuasa hukum WYK (16 September 2017), yang terjadi sebenarnya pada malam penangkapan, sebelumnya dua anggota polisi yang berpakaian sipil datang ke apotek untuk menanyakan obat PCC, namun asisten apoteker inisial A menjawab di apoteknya tidak ada PCC. Lalu, oleh anggota polisi kemudian lanjut menanyakan apakah tramadol ada? Di jawab oleh A tramadol ada namun tramadol harus dibeli dengan resep dokter. Meskipun demikian, kedua polisi tersebut bersikeras ingin melihat tramadol yang dimaksud, bahkan langsung menyita tramadol tersebut dengan kondisi yang masih tersegel. WYK yang tak sedang di apotek akhirya dihubungi via telepon dan diminta datang ke apotek, lalu akhirnya bersama A digelandang ke kantor polisi bersama tramadol sebagai barang bukti.

Kejanggalan lainnya, tramadol merupakan obat yang memiliki izin dan sah secara hukum diperjualbelikan di apotek. Hanya, tetap harus memiliki resep dokter untuk mendapatkan tramadol. Jika tidak ada resep, apotek tidak diperkenankan menjualnya secara bebas karena efeknya juga berbahaya. tramadol bukan golongan psikotropik tetapi termasuk obat keras yang sering disalahgunakan. Kode tramadol (GKL) bukan (GPL). Sehingga, boleh dikata tak ada pelanggaran hukum yang dilakukan yang bersangkutan.

Tramadol dan PCC adalah jenis obat yang berbeda. Dalam kasus Kendari, yang menyebabkan jatuhnya korban adalah PCC yang dijual secara bebas seorang IRT, dan sudah tertangkap lengkap dengan barang bukti obat PCC siap edar. Dengan demikian, kasus PCC dan tramadol adalah dua kasus yang berbeda. Memframing opini seakan profesi kesehatan tertentu yang menjadi sumber masalah kasus PCC adalah kekeliruan yang besar.

Sembari menantikan perkembangan kasus PCC ini, kita berharap hukum bisa ditegakkan secara adil dan transfaran dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah, terutama kepada sejawat WYK. [*]

Author : rika


Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Petugas KPU Palopo Datangi 3.200 Rumah Untuk Dicoklit

fajaronline.co.id -- Petugas dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palopo siap mendatangi 3.200 rumah pemilih, Sabtu 20 Januari. Mereka melakukan...
 

Soal Video Mesum, Marion Jola: It Is Not Me

fajaronline.co.id -- Usai heboh video porno mirip dirinya, Marion Jola akhirnya angkat bicara. Klarifikasi disampaikannya lewat video...
 

Tentara Gendong Lansia Viral, Nenek Ois: Terima Kasih Nak, Semoga Tuhan Menjagamu dan TNI

fajaronline.co.id -- Satgas Yonif Raider Khusus 732/Banau menggelar kegiatan bhakti sosial pengobatan dan khitanan massal yang dilaksanakan...
 

Tak Hanya Pengendara, Satlantas Enrekang Juga Sosialisasi ke Anak TK

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Kecelakaan lalu lintas harus diantisipasi seminimal mungkin. Untuk itu, sosialisasi terhadap keselamatan berlalu...
 

Belum Dirilis KPU, Segini Jumlah Harta Kekayaan Calon Petahana Enrekang

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Enrekang belum merilis jumlah kekayaan calon petahana  Muslimin Bando (MB). Meski...
 

Hindari Ternak, Pengendara Motor Kecelakaan di Poros Bone-Sinjai, Begini Kronologinya

fajaronline.co.id, BONE -- Musibah kecelakaan terjadi di poros Bone-Sinjai. Tepatnya di jalan Desa Malimongeng, Kecamatan Salomekko, Kabupaten...
 

Gowa Punya 10 Titik Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat

fajaronline.co.id, GOWA -- Kabupaten Gowa di tahun anggaran 2017 memiliki 10 (sepuluh) titik proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis...
 

Kasat Reskrim Geram Maraknya Kasus Asusila di Enrekang

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Kasus tindakan asusila terhadap perempuan dan anak mulai marak di Kabupaten Enrekang. Hal itu membuat Kasat Reskrim...
 

Berkunjung ke Sanrego, Bupati Fahsar Dikerumuni Ibu-ibu Majelis Taklim

FAJARONLINE.CO.ID, BONE -- Bupati Bone, Andi Fahsar Mahdin Padjalangi berkunjung ke Desa Sanrego, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Selasa...
 

Gara-gara Tidak Tampan dan Tanpa SIM, 13 Personel Polisi di Maros Melanggar

fajaronline.co.id, MAROS -- Propam Polres Maros melakukan operasi penegakan ketertiban dan kedisiplinan (Gaktiblin) terhadap personel di tiga Polsek...
 

KPU Kantongi DP4, Masih Ada Perubahan Jumlah Pemilih 

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengantongi jumlah pemilih sementara yang tercantum dalam DP4. Meski begitu, daftar...
 

Wadduh... Dua Pekan, Empat Kasus Asusila Sudah Terjadi di Enrekang

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Kabupaten Enrekang semakin marak dengan kasus-kasus tindakan asusila. Baru dua minggu mengawali tahun 2018, sudah ada...
 

Polres Barru Limpahkan Tujuh Tersangka Sabu-sabu, Wadduh... Ada Satu Perempuan

fajaronline.co.id, BARRU -- Berkas perkara tujuh tersangka narkoba di Polres Barru dinyatakan lengkap, Selasa, 16 Januari. Polres Barru...
 

Fatmawati-Majid Disambut Ratusan Warga Towani Tolotang

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP -- Calon Bupati Sidrap, Hj Fatmawati Rusdi akan mengikuti kontestasi Pilkada Sidrap 2018 kembali melakukan kunjungan...
 

Keluar Masuk Penjara Akibat Narkoba, Pria Ini Kembali Tertangkap Bawa Sabu-sabu

fajaronline.co.id, LUWU -- Warga Dusun Walenna Baratn Desa Senga Selatan Kecamatan Belopa Kab Luwu, berinisial AD (22) ditangkap, Selasa, 16 Januari...
 

Senator Iqbal Parewangi Minta DPD Libatkan Ulama Sikapi Tahun Politik

fajaronline.co.id, JAKARTA -- Tahun pilkada saat ini rentan memecah belah potensi bangsa. Suhu politik akan naik yang berefek meningkatnya suhu...
 

Bertandang ke Redaksi Harian FAJAR, Panitia Liga Pekerja Indonesia Sampaikan Info Ini

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Panitia pelaksana Liga Pekerja Indonesia (Lipesia), regional Sulawesi Selatan (Sulsel) bertandang ke Redaksi Harian...
 

Sabar Tunggu Debut Coutinho di Barcelona

FAJARONLINE.CO.ID, BARCELONA—Philippe Coutinho dibeli mahal dari Liverpool di bursa transfer musim dingin ini. Dengan biaya sekitar Rp2,5...
 

Usai Konsultasi Ujian Promosi Doktor, IYL Bercengkrama di Kantin Fakultas Hukum Unhas

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR- Sehari setelah meninjau progres pembangunan gedung baru markas Palang Merah Indonesia (PMI) Sulsel di Jalan Lanto Dg...
 

Pedagang Pasar Butung Yakin NH-Aziz Prioritaskan Ekonomi Kerakyatan

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR---Pedagang Pasar Butung, Makassar menilai sosok pasangan bakal calon Gubernur-bakal calon Wakil Gubernur, Nurdin...
 

Komitmen dan Teruji di Pemerintahan, Perindo All Out Menangkan IYL-Cakka

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR- Partai Perindo tak mau sekadar menjadi penonton di Pilgub Sulsel. Partai pendatang baru di kancah politik di Indonesia...
 

Berbagi Bersama 5.000 Anak Negeri, Telkomsel Sambangi Panti Asuhan di Makassar

fajaronline.co.id, MAKASSAR – Kegiatan berbagi bersama 5.000 anak negeri merupakan bentuk kegiatan kepedulian sosial Telkomsel terhadap...
 

Rizal, Mantan Ketua Bappilu PPP Ditunjuk Sebagai Jubir Agus-TBL

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Bakal pasangan calon Gubernur dan Wakl Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang-Tanribali Lamo (Agus-TBL) mulai...
 

Periksa Makanan dan Usaha Galon, Dinkes Lutra Hadirkan Laboratorium Khusus

fajaronline.co.id, LUWU UTARA -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Luwu Utara segera membentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Laboratorium...
 

Perangi Hoaks, Dispustaka Genjot Kreativitas Pemuda Enrekang 

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Hoaks semakin menjamur di kalangan para pengguna media sosial (medsos). Tak jarang, pengaruhnya juga sampai ke...

Load More