Fajar

  Breaking News

Rebutan Tempat Duduk, Orang Tua Paku Tas Anak di Meja Sekolah

Tas dipaku dan lakban di meja sekolah demi mendapatkan posisi bagus.
Pendidikan - 17 Juli 2017, 11:11:46

FAJARONLINE.COM - SDN 1 Dompyong Wetan, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, mendadak ramai dalam beberapa hari terakhir. Sekolah di wilayah timur Cirebon (WTC) tersebut didatangi orang tua siswa.

Bukan untuk mendaftar anak-anak mereka, tapi membooking tempat duduk agar putra-putrinya nyaman dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolah yang dimulai hari ini (17/7). Mereka juga tak ingin rebutan tempat duduk yang bias terjadi di hari pertama kegiatan belajar mengajar (KBM).

Fenomena tersebut dilakukan orang tua siswa setiap akan memulai masuk sekolah. Para orang tua mengklaim, tempat duduk di kelas yang baru bisa memotivasi putra-putrinya dalam belajar.
“Kalau pertama masuk sekolah itu serba baru. Buku baru, seragam baru, sepatu baru, dan yang jelas tempat duduk juga harus baru,” kata Inayah, salah satu orang tua siswa saat dijumpai Radar Cirebon (Grup FAJARONLINE.COM) bernama Fawaz Isfahan Musyafa, kemarin.

Fawaz yang kini kelas V memilih tempat duduk berbeda saat di kelas IV. Inayah berharap, putra pertamanya itu bisa lebih baik di tempat duduk baru. “Alhamdulillah kemarin ranking 1. Semoga di tempat duduk baru bisa mempertahankan rankingnya,” ujarnya.

Pihak sekolah sendiri sudah terbiasa dengan sikap orang tua siswa yang memilih sendiri tempat duduk anak-anaknya. Salah satu guru SDN 1 Dompyong Wetan, Arief Bahtiar, mengatakan tempat duduk dari kelas I sampai VI dua pekan lalu sudah dibooking orang tua siswa. Para orang tua siswa, kata dia, membawa putra-putrinya ke sekolah sambil membawa tas untuk memilih tempat duduk sendiri.

Setelah menentukan sendiri, tas yang dibawa ditaruh di meja. Agar tempat duduknya tidak disambar siswa lain, orang tua yang datang memaku tas di meja yang dipilih. Tak hanya itu, ada juga orang tua yang menulis nama anaknya pada kertas, lalu di tempelkan pada meja yang dipilih. “Orang tua banyak yang datang untuk booking tempat duduk. Bahkan ada yang sebulan yang lalu sudah pesan tempat duduk,” ungkapnya.

Pantauan hingga tadi malam, masih ada orang tua yang datang ke sekolah sambil membawa anaknya mencari tempat duduk. Seperti yang dilakukan Jaja, orang tua Dara yang duduk di kelas III. “Teman-teman Dara melakukan hal yang sama, memilih tempat duduk di sekolah. Jadi, anak saya ini ikut-ikutan. Ya mau nggak mau harus diturutin. Kalau nggak ya nangis,” katanya.

Selain di SDN 1 Dompyong Wetan, masih ada beberapa sekolah melakukan hal yang sama. Hal itu dilakukan karena para orang tua berharap anak-anaknya rajin belajar di tempat pilihan sendiri.

Hari ini memang menjadi hari pertama di mana anak didik kembali ke sekolah. Bukan hanya anak sekolah saja yang antusias menyambut hari pertamanya masuk sekolah, sederet orangtua juga megaku memiliki persiapan khusus untuk mendukung sang anak masuk sekolah di hari pertama.

Salah satunya dilakukan Itta (30) warga Mundu, Kabupaten Cirebon. Sebelumnya, anak pertamanya telah memasuki pendidikan PAUD, di tahun ini sang anak memasuki jenjang TK. Di awal masuk tahun ajaran baru ini, ia pun berusaha memberikan gambaran kalau TK tidak jauh berbeda dengan PAUD.

Sebisa mungkin ia memberikan cerita positif agar sang anak merasa enjoy. Ia berusaha memberikan pemahaman di TK nanti sang anak masih tetap bisa bermain dan bertemu teman-teman. Di hari pertama masuk sekolah, ia juga memantau sang. "Kalau hari pertama biasanya nemenin, karena pasti dia asing. Tapi sekadar mantau saja, karena kebetulan anak saya juga lumayan berani," ungkapnya.

Hal serupa pun dilakukan oleh Ade Nursupriyatni (39) warga Griya Caraka, Kabupaten Cirebon. Sedari kecil ia membiasakan sang anak untuk berani berbicara di depan banyak orang. Entah itu di depan saudara-saudara ataupun sekadar di depan ia dan sang suami sebagai orang tuanya. Menurutnya, di awal masuk sekolah, setiap anak ada rasa gugup, satu hari sampai dua hari pasti masih harus ditemani orang tua. "Di hari ketiga saya membiasakan anak saya untuk tidak ditemani lagi. Dan menurut saya itu cukup efektif untuk melatih kepercayaan diri kepada anak," tuturnya.

Sementara itu, Iis Siti Aisyah (44) mengaku pengarahan bagi sang anak sangat dibutuhkan ketika akan mengahadapi hari pertama masuk sekolah. Meski di tahun ini sang anak memasuki SMA, ia tetap memberikan pengarahan pada sang anak. Membekali bagaimana harus bersikap di jenjang sekolah yang leih tinggi dari sebelumnya tersebut.

"Saya memberikan pengarahan dan petunjuk bagaimana supaya bisa tenang di lingkungan sekolah yang baru nanti. Di antaranya bagaimana bersikap kepada guru, teman-teman yang baru, dan lingkungan sekolah," pungkasnya. (jpg)

Author : Alief Sappewali

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Separatis Papua Makin Sadis, Tembaki Warga Sipil dan Buang Tentara ke Jurang

fajaronline.co.id -- Cerita miris seputar aksi Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) masih terus mengemuka di tanah Papua....
 

S2 IPS UNM Studi Lapang ke Londa dan Lolai Tator

fajaronline.co.id -- Selama tiga hari 15-17 Desember 2017, mahasiswa S2 IPS PPs-UNM melakukan studi lapang ke Tana Toraja dan Toraja...
 

Hadir di Silaturahmi FLP Se-Sulsel, Begini Harapan Wawali Makassar

fajaronline.co.id, MAKASSAR -- Wakil Wali Kota Makassar, Dr Syamsu Rizal MI, menghadiri silaturahmi keluarga besar Forum Lingkar Pena (FLP)...
 

Ajakan Prof Amran CS Dukung Calon Tertentu Atas Nama Gurubesar Dinilai Mencederai Nilai-Nilai...

fajaronline.co.id, MAKASSAR--- Professor itu merupakan jabatan guru besar yang menandakan seseorang telah menempati ‘maqom’ terhormat di...
 

Panwaslu Lutra Ajarkan Pemilih Pemula Soal Aturan Pemilu

fajaronline.co.id -- Panwaslu Luwu Utara mengumpul pemilih pemula di Hotel Remaja, Minggu 17 Desember. Pemilih pemula sebanyak 80 orang ini berasal...
 

Cagub Andalan Profesor Ini Canangkan Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal

fajaronline.co.id, Makassar -- Salah satu bakal calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid menilai sistem pendidikan yang selama ini diterapkan di...
 

Alumni SMP Frater Thamrin Sumbang Natura ke Panti Asuhan

fajaronline.co.id, MAKASSAR -- Dalam rangka momen jelang pergantian tahun, sebanyak 30an alumni SMP Frater Thamrin angkatan 1995, menggelar bakti...
 

PKS Lutim konsolidasi Menangkan Prof Andalan

fajaronline.co.id, Malili- Ketua DPD Partai PKS Kabupaten Luwu Timur (Lutim) KH. Suardi Ismail mengajak seluruh kader PKS di Lutim bergerak...
 

Bro Rivai Sebut Pemimpin Zaman Now Harus Bervisi Maritim

fajaronline.co.id, MAKASSAR -- Potensi maritim Sulsel teramat besar dan selama ini kurang mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah....
 

Sering Tergenang Air, Warga Keluhkan Jalan Berdebu

fajaronline.co.id -- Pekerjaan drinase dan pedistrian Jalan Andi Tadda dengan Jl.Dg Mappuji, Kelurahan Pontap, Kecamatan Wara Timur, Kota...
 

Temui Airlangga Hartarto, VDB Sampaikan Ini

fajaronline.co.id, MAKALE -- Bersama ketua harian DPP Golkar Nurdin Halid, Victor Datuan Batara (VDB) ketua DPD II Golkar Tana Toraja...
 

25 Ribu Warga Padati Taman Pakui Sayang

fajaronline.co.id, MAKASSAR - Taman Pakui Sayang Kantor Dinas Tata Ruang dan Pemukiman Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (17/12/2017) dipadati...
 

Gubernur Sulsel Dianugerahi Gelar CPS Kehormatan

fajaronline.co.id, MAKASSAR -- Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo kembali mendapat penghargaan kehormatan. Kali ini, ia dianugerahi gelar...
 

FOTO: AP I Siapkan Posko Terpadu Angkutan Natal dan Tahun Baru Bagi Pemudik

PT Angkasa Pura I Bekerjasama dengan tim keamanan TNI AU menyiapkan posko Terpadu Angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 bagi para...
 

FOTO: Ada Miniatur Rumah Tongkonan di Bandara Sultan Hasanuddin

Miniatur rumah Tongkonan (Rumah Adat Tana Toraja) terpampang di area Parkir Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, di Maros, Sulsel,...
 

Pertama Kali Terjun di Dunia Modeling, Striker MSS Sulsel Lolos Audisi Indonesia Stars Ethnic 2017

fajaronine.co.id, SIDRAP -- Siapa yang tak kenal Aan Wahyu Junaedy, striker Klub MSS Sulsel. Remaja asal Sidrap yang akan memperkuat MSS Sulsel di...
 

Kicau Burung jadi Magnet Baru Wisata Toraja

fajaronline.co.id, MAKALE -- Ramaikan Toraya Maelo dalam even Lovely December 2017, panitia menggelar Toraya Maelo National Event Show...
 

259 Pelanggan Setia Daihatsu Nonton Bareng di XXI

fajaronline.co.id, MAKASSAR - Selalu saja ada kejutan dari Astra Daihatsu Makassar. Daihatsu kembali memboyong pelanggan setianya nonton bareng di...
 

Dua Rumah di Bone Jadi Arang

fajaronline.co.id, BONE -- Si jago merah kembali beraksi di Bumi Arung Palakka, Minggu (17/12/2017). Tepatnya di Kelurahan Pompanua, Kecamatan...
 

2017, Ini Dia Penghargaan yang Diperoleh Bupati Sidrap

fajaronline.co.id, Sidrap -- Penghargaan demi penghargaan terus diraih Bupati Sidrap H Rusdi Masse (RMS) atas prestasinya membangun Kabupaten Sidrap....
 

Peringati Hari Infanteri, 620 Prajurit Jalan Kaki 310 Km dari Bone ke Makassar

fajaronline.co.id, WATAMPONE -- Sebanyak 620 prajurit TNI mengikuti gerak jalan peleton beranting (Tonting) Yudha Wastu Pramuka Jaya tahun 2017....
 

Di Car Free Day Sudirman, Warga Antusias Daftar Diri Ikut Gerak Bersama Prof Andalan

fajaronline.co.id, MAKASSAR – Antusiasme masyarakat untuk mengikuti kegiatan Bergerak Bersama Prof Andalan sangat luar biasa. Hal itu terlihat...
 

Iming-iming Cepat Kaya, Dukun Palsu Kantongi Rp1,6 Miliar

fajaronline.co.id, BONE -- Masih ada saja warga yang tergiur "kaya" mendadak. Meski sebelumnya sudah ada kasus penipuan Dimas Kanjeng menghebohkan,...
 

Korem 142 Tataq Peringkat III Nasional Sergap

fajaronline.co.id, MAMUJU -- Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dalam menjaga penyerapan gabah yang ada di tingkat petani dan menjaga...
 

Dimabuk Cinta, Siswa Ingin Nikahi Ibu Gurunya, Direstui Orangtua, Eh Malah Diselidiki Polisi

FAJARONLINE.CO.ID, OKLAHOMA—Cinta itu memang buta. Seorang pelajar di Davis High School, Oklahoma, Amerika Serikat lagi-lagi membuktikan hal...

Load More