Fajar

  Breaking News

Quo Vadis Mamminasata

Mohammad Muttaqin Azikin Pengurus Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Sulawesi Selatan dan Peneliti pada Ma’REFAT Institute (Makassar Research for Advance Transformation).
Opini - 10 Juni 2017, 10:32:33

Suatu saat pada 31 Maret 2007, digelar diskusi panel yang bertajuk “Menyorot Pengembangan Kawasan Metropolitan Mamminasata.” Acara ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka Temu Alumni I dan Pembentukan Ikatan Alumni (IKA) Teknik Planologi/Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas “45” Makassar, saat itu.

Mamminasata diangkat menjadi topik pembahasan kala itu, karena konsep perencanaan dan pengembangan Mamminasata, dipandang sebagai sebuah usaha dan upaya dalam mengurai berbagai problematika perkotaan yang dialami oleh Kota Makassar dan daerah-daerah sekitarnya. Namun sekarang, rasanya kita perlu menyorot kembali, seperti apa progres dan kemajuan dari perencanaan kawasan Mamminasata tersebut.

Mengapa kita perlu pertanyakan? Karena, konsep ini dari segi waktu, sesungguhnya sudah cukup lama digulirkan. Begitu pula, sudah sekian banyak proyek perencanaan dikerjakan dengan atas nama Mamminasata. Namun, masyarakat belum sepenuhnya mengerti apa yang menjadi hambatan dan kendala yang dihadapi, sehingga implementasi dari perencanaan dan pengembangan kawasan Mamminasata ini belum begitu terlihat adanya kemajuan yang signifikan.

Seperti diketahui, Mamminasata adalah merupakan pengembangan kawasan terpadu, yang meliputi; Makassar, Maros, Gowa, dan Takalar, yang diorientasikan pada terwujudnya interkoneksitas yang kuat antar daerah tersebut dalam suatu sistem metropolitan, agar tercipta sinergitas serta keterkaitan fungsional, yang dapat menghasilkan dampak positif dalam berbagai kegiatan pembangunan.

Dari diskusi pada 2007 di atas, terdapat beberapa catatan dari makalah yang disampaikan oleh Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman Provinsi Sulawesi Selatan ketika itu, yang dikomparasikan dengan salah satu tulisan dalam buku “Menjadi Seorang Planolog”, di mana disebutkan bahwa penyusunan RTRW kawasan terpadu ini untuk pertama kalinya dengan nama “Minasamaupa” (Sungguminasa-Maros-Ujungpandang) dilakukan pada 1980-an. Kemudian dibuat revisi RTRW Minasamaupa di 1992. Lalu, muncul pemikiran untuk memasukkan Kabupaten Takalar dalam sistem keterpaduan tersebut, maka disusunlah selanjutnya RTRW “Minasamaupata” pada 2000. Setelah nama Kota Ujungpandang dikembalikan menjadi Kota Makassar, maka dilakukan adaptasi dengan perubahan nama menjadi RTRW Minasamamata. Pada 2001, dilakukan peninjauan ulang untuk kemudian mengubah nama dari konsep pengembangan kawasan terpadu ini menjadi RTRW Mamminasata.
Pada awal 2003, dilakukan launching “Konsep Pengembangan Kawasan Mamminasata”.

Selanjutnya, proses legislasi ditempuh untuk memperkuat dalam hal pelaksanaannya. Maka, pada 20 Agustus 2003, ditetapkanlah Perda No. 10 Tahun 2003 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Metropolitan Mamminasata. Lalu, 19 Oktober 2003, kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Wali Kota/Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten/Kota se-Wilayah Mamminasata, untuk Kerja sama Pembangunan Prasarana dan Sarana Terpadu dalam Wilayah Metropolitan Mamminasata. Setelah itu, dibentuklah wadah Pengelola Metropolitan Mamminasata lewat SK Gubernur Sulawesi Selatan Nomor 860/XII/2003 yang bernama Badan Kerja Sama Pembangunan Metropolitan Mamminasata (BKSPMM). Badan ini berfungsi melaksanakan pengendalian dan pengawasan pemanfaatan ruang di wilayah Metropolitan Mamminasata. Dan terakhir, dalam rangka memperkuat pelaksanaan pembangunan Mamminasata, diterbitkanlah Peraturan Presiden RI Nomor. 55 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Mamminasata (Makassar-Maros-Sungguminasa-Takalar).

Dari perjalanan panjang konsep perencanaan dan pengembangan Mamminasata ini, yang sudah melewati kurun waktu tiga puluh tahun lebih, menjadi wajar jika kemudian memunculkan pertanyaan terkait berbagai hal, di antaranya: Pertama, sudah seberapa jauh kemajuan dari pelaksanaan pengembangan kawasan terpadu Mamminasata tersebut? Informasi terkait hal ini perlu dipublis ke publik atau masyarakat luas, karena menyangkut akuntabilitas penggunaan anggaran negara yang tidak kecil.

Kedua, Masihkah nota kesepahaman yang ditandatangani pada 2003 itu, berjalan efektif hingga sekarang? Pasalnya, infrastruktur yang berada di wilayah pinggiran atau perbatasan daerah antara Makassar-Maros serta antara Makassar-Gowa, masih terlihat kurang memadai.

Ketiga, apakah BKSP Metropolitan Mamminasata yang pernah dibentuk itu, masih eksis dan terus menjalankan peran dan fungsinya sampai saat ini, ataukah lembaga tersebut sudah tidak ada lagi? Keempat, apakah koordinasi antar kepala daerah dalam wilayah Mamminasata, masih berjalan secara berkala dan efektif, terutama saat dilakukan sinkronisasi rumusan kebijakan pembangunan dan kebijakan spasial di daerahnya masing-masing?

Dalam perencanaan tata ruang, kawasan Mamminasata sudah ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN), yang mana wilayah penataan ruangnya diprioritaskan karena mempunyai pengaruh yang sangat penting secara nasional terhadap berbagai aspek. Oleh sebab itu, maka secara hirarkis, keempat daerah dalam wilayah Mamminasata, mesti menyelaraskan perencanaan pembangunan dan tata ruang daerahnya dengan konsep pengembangan Mamminasata.

Akhirnya, mau ke mana sebetulnya konsep Mamminasata ini? Sejumlah pertanyaan di atas, perlu mendapatkan respons serta penjelasan dari instansi terkait yang berkompeten, agar menjadi jelas dan tidak menimbulkan spekulasi di tengah-tengah masyarakat. Dan lebih penting dari itu, bahwa merupakan hak setiap orang untuk mengetahui informasi yang terkait dengan penataan ruang, termasuk dalam hal ini mengenai perencanaan dan pengembangan kawasan Mamminasata. (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Siap-siap, Angkutan Ngetem Bukan Pada Tempatnya Akan Ditindak

fajaronline.co.id -- Tanda dilarang berhenti di kawasan Jalan Wonokromo depan Pasar Wonokromo tampaknya belum bisa dipatuhi secara menyeluruh oleh...
 

Pakai Uang Nasabah, Pegawai Bank Divonis Satu Tahun Penjara

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pegawai Bank BPR Sulawesi Mandiri, Riskiansyah dijatuhkan vonis satu tahun hukaman penjara, Senin, 11...
 

ASK dan Anwar Sadat Bepotensi Dampingi DBR, Bahkan Bisa Kalahkan Pammase

fajaronline.co.id, WAJO -- Penentuan pasangan Kadiskes Wajo dr Baso Rahmanuddin (DBR) telah mengerucut. Nama Wakil Bupati Wajo Andi Syahrir Kube...
 

Foto: Titi Kamila, Duta Humas Pemkot Makassar

Tita Kamila berhasil menyabet gelar Duta Humas Pemkot Makassar 2017, yang digelar di Hotel Gammara, Jalan Metro Tanjung Bunga, Senin (11/12/2017)....
 

Lomba Katinting, Ajak Warga Jaga Laut

fajaronline.co.id, MAMUJU -- Puluhan nelayan mengukuti Lomba Balap Katinting yang diselenggarakan TNI AL di Pangkalan TNI AL (Lanal) Mamuju, Senin...
 

Kebutuhan Gas Elpiji 3 Kg Meningkat di Wajo

fajaronline.co.id, WAJO -- Kebutuhan gas elpiji 3 kg di Kabupaten Wajo meningkat. Penggunaan gas oleh petani menjadi penyebabnya. Ketua Tim...
 

Hebat... Bupati Selayar Serahkan Buku Tabungan BPD ke Masyarakat, Segini Isinya

fajaronline.co.id, SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar tengah merealisisikan janji politiknya saat kampanye lalu. Salah satunya dengan...
 

Bahas Pilwalkot, PKS Sulsel Temui Appi

fajaronline.co.id, MAKASSAR -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membahas ulang di Pilwalkot Makassar 2018. Pembahasan ulang pasca Moh Ramdhan...
 

Foto: 10 Dubes Humas Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto memberikan sambutan pada Malam Final Pemilihan Duta Humas Pemkot Makassar 2017, di Hotel Gammara, Jalan Metro...
 

Mantan Presiden BEM STIMIK Digadang Pimpin PB HMI

fajaronline.co.id, MAKASSAR--Mantan Presiden Badan eksekutif Mahasiswa (BEM) STIMIK Dipanegara, yang juga mantan Sekretaris Umum HMI cabang Makassar...
 

Jelang Natal, Kapolres Luwu Cek Stok Beras

fajaronline.co.id, LUWU -- Memastikan persediaan stok beras jelang Natal dan tahun baru, Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso melakukan pengecekan stok...
 

Ingin Pantai Sumpang Mirip Losari, Pemkab Siapkan Anggaran Sebesar Ini

fajaronline.co.id, BARRU -- Tanggul pantai Lempomajang, Kelurahan Sumpang Binangae, Kecamatan Barru kian hancur. Sejumlah titik tanggul jebol....
 

Imam Subekti Resmi Pimpin FPTI Sulsel

fajaronline.co.id, MAKASSAR - Imam Subekti, kini sudah resmi memimpin Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sulsel. Pria pengusaha ini telah...
 

Ini Jumlah Dukungan IYL - Cakka Di Makassar

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Besok 12 Desember Komisi Penyelenggara Pemilihan Umum (KPU) akan melakukan proses Verifikasi faktual berkas dukungan...
 

Anniversary, Barcode Bakal Dihentak Dua Dj Ternama

fajaronline.co.id, MAKASSAR -- Dua Disc Jockey (DJ) ternama tanah air bakal tampil menyemarakkan Anniversary II Barcode Bar & Kitchen, Selasa...
 

Hentikan Mobil Dinas Kapolda, Bripka Isnal Diganjar Penghargaan

fajaronline.co.id, MAKASSAR -- Ikhlas bekerja dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, dua personel kepolisian. Bripka Isnal Arby dan Bripka...
 

Muaythai Sulsel Siap Boyong 17 Petarung ke Bogor

fajaronline.co.id, MAKASSAR - Pengurus Muaythai Sulsel, siap memboyong 17 atlet andalannya untuk bertanding di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muaythai...
 

PT LIB Tetapkan Liga 1 Bergulir 24 Februari

fajaronline.co.id, MAKASSAR -- PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 menetapkan jadwal Liga 1 akan bergulir 24 Februari...
 

Sambut Natal, Warga NTT Tidak Perlu Cemaskan Stok Pangan

fajaronline.co.id -- Sebagai salah satu provinsi dengan penduduk mayoritas merayakan Natal dan Tahun Baru 2018, Nusa Tenggara Timur (NTT) menempatkan...
 

PT POS Terus Merugi, Jika Tak Berbenah akan Makin Tergerus

fajaronline.co.id, JAKARTA-- Sebanyak 23 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dikabarkan menelan kerugian hingga kuartal III 2017. PT POS Indonesia...
 

Penangkapan Sewenang-wenang Petani Soppeng, Balai Gakkum Tidak Patuhi Putusan MK

fajaronline.co.id, MAKASSAR -- Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sulsel telah melakukan penangkapan...
 

Aksi Begal Siswa SMK Berakhir Amuk Massa

fajaronline.co.id, MAKASSAR -- Aksi pencurian disertai kekerasan (curas) atau begal yang dilakukan seorang siswa SMK berinisial MAH, (16) berakhir...
 

Resmob Polsek Panakkukang Ringkus Penyerang Warkop 17

fajaronline.co.id, MAKASSAR - Empat pelaku penyerangan Warkop 17, di Jalan Anggrek Raya, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, diringkus Tim...
 

Tabung Gas Elpiji 3 Kg Jadi Perhatian Serius di Rakor TPID Sinjai

fajaronline.co.id, SINJAI - Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Sinjai menggelar rapat koordinasi (Rakor), di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai,...
 

Tanamkan Karakter Anti Korupsi Generasi Muda, Kejari Sinjai Gelar Lomba Pidato

fajaronline.co.id, SINJAI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai menggelar lomba pidato antar SMA sederajat se-kabupaten Sinjai. Kegiatan ini dilakukan...

Load More