Fajar

  Breaking News

PURA-PURA BER-INDONESIA

M. Qasim Mathar Guru Besar UIN Alauddin Makassar
Opini - 10 Mei 2017, 10:09:29

Bernegara dan berbangsa berarti mematuhi ideologi, konstitusi, dan bentuk dari negara-bangsa itu; serta menghormati simbol-simbol atau lambang-lambang yang dijunjung oleh negara-bangsa tersebut.

Indonesia adalah negara-bangsa berideologi Pancasila, berkonstitusi (berhukum) dengan Undang-Undang Dasar 1945, dan berbentuk republik. Indonesia menghormati lagu kebangsaan Indonesia Raya. Lagu kebangsaan tersebut, dinyanyikan oleh orang Indonesia dengan penuh rasa cinta kepada tanah air Indonesia.

Gambar burung Garuda sebagai salah satu simbol negara, dipandang oleh orang Indonesia sebagai gambar yang beda dengan gambar lainnya, bahkan dengan gambar garuda lainnya, yang tidak memuat gambar simbol dari sila-sila Pancasila di perutnya dan tulisan Bhinneka Tunggal Ika di kaki burung Garuda itu.

Kebhinnekaan dari banyak segi, seperti dari segi etnis, suku, agama dan kepercayaan, tradisi dan adat istiadat, dan segi-segi lainnya, merupakan hal yang dijaga dan dihormati bersama segenap orang-orang Indonesia.

Begitulah seterusnya. Presiden sebagai lambang dari suatu negara, tentulah dihormati dan dijaga kehormatannya oleh warga di negara itu. Seperti juga menghormati bendera merah-putih Indonesia. Semua yang telah disebutkan, itulah ke-Indonesia-an!

Karena itu, warga negara yang baik adalah warga yang mematuhi, menghormati, dan menjaga kehormatan hal-hal dan simbol-simbol pokok/utama dari negara-bangsanya. Jika yang terjadi sebaliknya, maka kewarganegaraan warga tersebut mengandung masalah.

Jika masalah itu sudah identik dengan pembangkangan atau perlawanan, maka warga yang demikian dapat disangka sebagai warga yang buruk. Jika warga yang buruk demikian sudah bergerak sebagai kelompok yang terorganisasi, maka kelompok tersebut bisa menjadi pemberontak terhadap negara-bangsa sendiri.

Jadi, pemberontak negara memang lebih banyak dilakukan warga/kelompok warga dari negara itu sendiri. Adapun segala macam kelompok luar/asing yang biasa disebut sebagai konspirasi dari luar/asing, hanya memanfaatkan setiap anasir dari dalam negara-bangsa itu, yang punya kecenderungan kuat untuk membangkang atau tidak mematuhi dan menghormati ideologi, konstitusi, dan bentuk, serta semua simbol/lambang dari negara-bangsa tersebut. Jadi, bisa saja seorang Indonesia, tapi tidak tergambar pada dirinya ke-Indonesia-an. Atau, berpura-pura ber-Indonesia!

Sekuat bagaimana pun yang disebut sebagai konspirasi asing, tidak akan sanggup merongrong dan memecah-belah suatu negara-bangsa, jika segenap warganya senantiasa menunjukkan kesetiaan mereka kepada negara-bangsa mereka.

Karena itu, pemerintah sebagai pemegang amanat rakyat untuk menjaga keutuhan negara-bangsa dan mewujudkan kemajuan warga, tidak salah kalau selalu mengevaluasi dan mengambil tindakan hukum terhadap warga, baik perorangan maupun kelompok, yang dinilai tidak bersungguh-sungguh, atau hanya berpura-pura, mematuhi dan menghormati semua yang wajib dipatuhi dan dihormati di dalam negara-bangsa di mana mereka menjadi warga.

Indonesia sudah berpengalaman dengan anasir yang ada dan berkembang di tengah masyarakat, yang menunjukkan sikap pembangkangan terhadap negara-bangsa. Pembangkangan demikian telah memecah-belah warga, meski kemudian bisa diatasi, sehingga tidak sampai membubarkan keutuhan negara-bangsa Indonesia.

Gerakan separatisme dan pemberontakan terhadap negara-bangsa, serta berbagai konflik yang pernah terjadi, bagian dari sejarah Indonesia yang tak terlupakan.

Bagaimana seorang atau kelompok warga bisa disebut setia kepada Indonesia, kalau ia atau kelompok itu berjuang untuk bentuk negara yang bukan republik, menegaskan diri sebagai menolak demokrasi dan ideologi Pancasila yang dianut oleh Indonesia.

Kepura-puraan ber-Indonesia demikian, tidak bisa dihapus, walau beralasan bahwa kegiatannya tidak pernah melahirkan gangguan. Sebab, bila kepura-puraan itu berlangsung terus menerus, pasti akan mengganggu semua kesepakatan yang sudah diterima oleh bangsa Indonesia.

Kepura-puraan demikian, juga menjadi celah bagi masuknya kepentingan dan provokasi konspirasi asing. Dengan kesetiaan utuh kepada negara-bangsa Indonesia, semua konspirasi, baik dari dalam maupun dari luar, akan menjadi mandul.

Tegasnya, berpura-pura ber-Indonesia di negeri ini, merupakan pengkhianatan terselubung dan bisa dimanfaatkan oleh konspirasi asing untuk melemahkan, merusak, dan menghancurkan Indonesia.

Pembubaran terhadap anasir-anasir yang merongrong keutuhan negara-bangsa Indonesia wajib didukung. Sebab, kalau tidak dibubarkan, anasir-anasir tersebut akan menjadi benalu pada pohon ke-Indonesia-an dan menjadi momok terhadap Indonesia sebagai negara-bangsa. (*)

Author : rika


Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Reses Anggota Dewan, Warga Minta Perbaikan Infrastruktur

FAJARONLINE.CO.ID, WAJO -- Reses anggota DPRD Kabupaten Wajo, Asri Jaya A. Latief di Cenranae, Kelurahan Akkajeng, Kecamatan Sajoanging, Wajo,...
 

FAJI Sulsel Diminta Segera Tentukan Lokasi Pelatda

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang, sangat mendukung Sungai Jeneberang dijadikan venue pusat...
 

Dai Spesialis Hari Kiamat Dijerat Gara-gara Ungkap KTP Palsu, Netizen: Sumbernya Terpercaya

FAJARONLINE.CO.ID -- Ustaz Zulkifli Muhammad Ali kini sedang menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri. Dai yang sering berceramah soal...
 

Ulama Kembali Jadi Tersangka, Gerindra Pertanyakan Kasus Victor Laiskodat

FAJARONLINE.CO.ID -- Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Andre Rosiade mempertanyakan penetapan status tersangka terhadap Ustaz...
 

Klub Diperbolehkan Kontrak Pemain Asing di Lepesia 2018

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Liga Pekerja Indonesia (Lipesia) siap digulir di seluruh Indonesia. Khusus zona provinsi Sulsel dihelat 18 Februari...
 

Besok, KNPI Sulsel Bedah Fenomena Hoaks dalam Demokrasi

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Komite Nasional Pemuda  Indonesia (KNPI) Sulsel melalui Komisi Media dan Informasi akan menggelar Focus...
 

Kantor BPN Senilai Rp5,4 M Diresmikan, Wadduh... Ada Tanda Retak dan Cat Terkelupas

FAJARONLINE.CO.ID, BONE -- BPN Kabupaten Bone memiliki kantor baru dan diresmikan langsung oleh Kakanwil BPN Sulsel, Muhammad Hikmad dan Bupati Bone,...
 

Kualifikasi Nestle Milo Digelar di Empat Zona 

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Nestle MILO kembali mengadakan kompetisi MILO Football Championship (MFC) 2018 diempat zona di Sulawesi Selatan...
 

Mantan Atlet Pelatnas Sudah Mendaftar di Galesong Trail Run 2018

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Mantan atlet Pelatnas, Hamdan Syafril Sayuti, kembali memastikan diri ikut bersaing berebut juara di ajang...
 

Karateka Gojukai Sulsel Dipanggil Berlatih di Pelatnas Asian Games 2018

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Karateka Gojukai Sulsel, Andi Dasril Dwi Dharmawan, dipanggil mengikuti latihan di Pelatnas Asian Games 2018, di...
 

Perdana, Puskesmas Enrekang Rintis Forum Kesorga 

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Puskesmas Enrekang mempelopori lahirnya Forum Kecamatan Komunitass Pecinta Kesehatan Olahraga (Kota Kesorga). Forum...
 

Antisipasi Banjir, Dinas PU Bakal Keruk Lima Sungai di Pangkep, Anggarannya Rp1,5 Miliar

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Mengantisipasi terjadinya banjir susulan di sejumlah wilayah di Kabupaten Pangkep, Dinas Pekerjaan Umum (PU) bakal...
 

Data Ulang, Penerima Rastra di Pangkep Alami Penurunan

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang ada di Kabupaten Pangkep mengalami penurunan pada 2018...
 

Coklit 20 Januari, Ini Target Masyarakat yang Disasar KPU Enrekang

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- KPU Enrekang bakal menggelar gerakan pencocokan dan penelitian (coklit) terhadap data pemilih serentak, 20 Januari...
 

Indira Berkeliling Menilai Masjid dan Lorong

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- TP PKK Kota Makassar menggelar lomba penilaian masjid bersih. Masjid Al-Ikhlas Kecamatan Biringkanaya Kelurahan...
 

Arab Saudi Ikut Kecam Pengakuan AS Terhadap Yerusalem, Ini Sebab Dituding Pengkhianat

FAJARONLINE.CO.ID -- Konflik Iran dan Arab Saudi sepertinya cukup rumit. Meski Iran sempat menuding Arab Saudi sebagai pengkhianat, negara...
 

Dapat Penolakan, Agenda Lomba Karaoke Waria Diubah Jadi Lomba Lagu Religi

FAJARONLINE.CO.ID, BULUKUMBA -- Da'i Muda Bulukumba menolak lomba karaoke waria tingkat Sulsel. Rencananya, gelaran itu bakal...
 

Ketua IWAPI Sidrap Bagi-bagi Tips Jadi Pengusaha, Ini yang Disampaikan

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP -- Ketua Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Cabang Sidrap, Heriyani Yuki Ruby, menjadi salah satu pemateri di acara...
 

Cegah Pemalsuan, Pengamat Imbau KPU Wajib Verifikasi Mulai Ijazah SD

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- KPU Sulsel bakal melakukan proses verifikasi ijazah pasangan bakal calon gubernur-bakal calon wakil gubernur. Hal...
 

Tegas Menentang Pengakuan AS Terhadap Yerusalem, Iran Sebut Arab Saudi Pengkhianat

FAJARONLINE.CO.ID -- Hubungan Iran dengan Arab Saudi dipastikan makin parah. Apalagi, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei baru...
 

Hipertensi dan Diabetes Tinggi, Puskesmas Enrekang Fokus Lakukan Ini

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Angka penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi) dan diabetes melitus (DM) di Kabupaten Enrekang cukup tinggi. Setiap...
 

Rintis Kesehatan Lewat Senam, Puskesmas Enrekang Latih 23 Instruktur

FAJARONLINE.CO.ID, ENREKANG -- Sebanyak 23 instruktur senam mendapatkan pelatihan di Puskesmas Kota Enrekang, Kamis, 18 Januari. Mereka berasal...
 

Prof Husain Syam Sukses Antar UNM Menjadi PTN Satker Terbaik

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Baru setahun masa kerja, Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Dr Husain Syam MT, telah meraih sejumlah...
 

Musrembang, Banjir Paling Dikeluhkan Warga Bonto Kio Pangkep

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Kelurahan Bonto Kio, Kecamatan Minasatene menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang).Tak banyak...
 

Wenger Pastikan Ozil Setia pada Arsenal

FAJARONLINE.CO. ID, LONDON—Manajer Arsenal, Arsene Wenger mengakhiri semua spekulasi soal Mesut Ozil. Pelatih asal Prancis tersebut menegaskan...

Load More