Fajar

  Breaking News

Menjaga Amanah Beasiswa Negara

Haerul Hamka Awardee Beasiswa Unggulan Pascasarjana UGM asal Sulsel
Opini - 08 Mei 2017, 09:42:40

“Berapa jumlah guru yang masih hidup?” pertanyaan ini merupakan ungkapan awal Kaisar Jepang sesudah bom atom dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki. Mengapa harus guru? Karena di mata gurulah potret masa depan sebuah bangsa.

Indonesia yang kita nikmati hari ini merupakan buah keringat guru bangsa di masa lalu. Indonesia di masa depan adalah cerminan pendidikan rakyatnya hari ini. Lalu, masalah terbesar kini bagaimana potret pendidikan Indonesia hari ini?

India, yang konon jauh lebih tertinggal dari Indonesia, ternyata jauh hari telah memulai revolusi intelektualnya. Ribuan lebih anak muda disekolahkan gratis di bidang IT pada kampus ternama di Eropa. Bukan hanya itu, mereka bahkan telah dijamin pekerjaannya ketika pulang.

Maka jangan heran ketika India kini telah memiliki lebih dari seratus juta tenaga kerja ahli di bidang IT, bahkan ratusan ribu PhD tersebar dari berbagai bidang ilmu. Begitupun halnya Tiongkok, jumlah PhD yang dimiliki jauh di atas Indonesia, mereka sudah masuk dalam hitungan ratusan ribu sementara kita masih ribuan. Ini menujukan kualitas pendidikan kita jauh tertinggal dari negara tetangga.

Kemudahan dalam mengakses pendidikan adalah sebuah keharusan. Maka, hadirnya berbagai lembaga penyedia beasiswa adalah sebuah solusi yang tepat. Kini, tidak lagi menjadi alasan tidak mengenyam pendidikan karena tak ada lagi sekat antara miskin dan kaya, semuanya berhak memperoleh beasiswa. Namun, menjadi masalah, apakah kita cepat tanggap dalam meraih kesempatan beasiswa yang ada itu?

Sungguh sebuah kabar gembira, antusiasme masyarakat khususnya generasi muda sangat merespons positif peluang berbagai beasiswa tersebut. Dalam sebuah database lembaga penyelenggara, ribuan bahkan ratusan ribu berjuang mati-matian untuk meraih beasiswa.

Bahkan dalam beberapa kasus, ditemukan banyak calon menghalalkan berbagai cara demi sebuah gelar awardee. Tentu ini bukanlah cara yang baik, namun ini menjadi bukti semangat meraih pendidikan yang layak telah hadir dalam jiwa masyarakat kita.

Persoalan Nasib Awardee
Yang harus kita tahu, saat ini ada beberapa lembaga penyedia beasiswa yang sedang booming dan menjadi incaran para pemburu beasiswa. Sebut saja LPDP, Beasiswa Unggulan, BUDI, Mora Scholarships, dan banyak lagi lembaga non pemerintahan lainnya.

LPDP di bawah naungan Kementerian Keuangan dengan misi mencetak pemimpin dan profesionalisme masa depan Indonesia lewat guyuran dana abadi, dengan pemanfaatan Dana Pengembangan Pendidikan Nasional (DPPN). Dananya begitu besar, dalam sebuah media disebutkan mencapai Rp22,5 triliun. Bahkan kabarnya tahun ini mendapat tambahan sekitar Rp2,5 triliun.

Tak ketinggalan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan lewat beasiswa unggulan juga telah menyalurkan miliaran dana, tak lain visinya mencetak insan cerdas dan kompetitif.

Beasiswa BUDI, sebagai beasiswa untuk dosen dan calon dosen juga telah gencar membina dosen dan calon dosen, yang nantinya disalurkan ke daerah terpencil demi kemerataan pendidikan. Belum lagi, beasiswa Mora dengan visi 5.000 doktor tentunya menjadi salah satu solusi pengembangan riset bagi 5.000 calon doktor. Sungguh sebuah aset yang sangat besar untuk Indonesia.

Dari gambaran singkat tersebut, Indonesia kini boleh unjuk gigi. Tak begitu lama kita akan kebanjiran Doktor, master, dan PhD lewat lembaga beasiswa negara tersebut. Masalahnya ke mana para awardee setelah menyelesaikan studi. Jangan sampai uang yang begitu besar dari APBN yang notabene merupakan iuran pajak seluruh rakyat Indonesia akan hilang sia-sia.

Tak sedikit mereka berkeluh kesah. Mulai dari nasib mereka setelah menyelesaikan studi. Walau pemerintah telah menjamin hak mereka sebagai tenaga dosen, tapi bagi mereka tak cukup jika tawaran menjadi dosen menjadi sebuah prioritas. Belum lagi, telah menjadi buah bibir bahwa proses penerimaan dosen kian sulit jika tidak ada akses primordial.

Kebutuhan tenaga dosen pun kian sedikit. Maka tak sedikit awardee yang banting setir menjadi pekerja serabutan. Belum lagi mereka yang malah bekerja pada perusahaan asing, tentu ini mencederai hati rakyat.

Seharusnya mereka mengabdi untuk rakyat karena segalah bentuk dana yang mereka terima adalah dari rakyat. Banyak kasus mereka yang berada di luar negeri bahkan tak mau kembali ke Indonesia dengan dalih penghasilan di luar sana lebih tinggi dibandingkan di dalam negeri, tentu ini mencederai amanah beasiswa negara.

Olehnya itu sangat dibutuhkan sebuah regulasi yang tepat dari pemerintah maupun penyelenggara beasiswa. Sehingga dengan demikian tersedianya wadah yang siap menampung lulusan penerima beasiswa lewat kerja sama yang relevan pada sektor pemerintahan, kementerian, BUMN, dan lembaga riset pemerintah. Tentu ini adalah harapan terbesar para awardee dan sebuah solusi yang tepat. Sehingga nasib para awardee jelas dan tepat sasaran. (*)

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Siap-siap, Angkutan Ngetem Bukan Pada Tempatnya Akan Ditindak

fajaronline.co.id -- Tanda dilarang berhenti di kawasan Jalan Wonokromo depan Pasar Wonokromo tampaknya belum bisa dipatuhi secara menyeluruh oleh...
 

Pakai Uang Nasabah, Pegawai Bank Divonis Satu Tahun Penjara

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pegawai Bank BPR Sulawesi Mandiri, Riskiansyah dijatuhkan vonis satu tahun hukaman penjara, Senin, 11...
 

ASK dan Anwar Sadat Bepotensi Dampingi DBR, Bahkan Bisa Kalahkan Pammase

fajaronline.co.id, WAJO -- Penentuan pasangan Kadiskes Wajo dr Baso Rahmanuddin (DBR) telah mengerucut. Nama Wakil Bupati Wajo Andi Syahrir Kube...
 

Foto: Titi Kamila, Duta Humas Pemkot Makassar

Tita Kamila berhasil menyabet gelar Duta Humas Pemkot Makassar 2017, yang digelar di Hotel Gammara, Jalan Metro Tanjung Bunga, Senin (11/12/2017)....
 

Lomba Katinting, Ajak Warga Jaga Laut

fajaronline.co.id, MAMUJU -- Puluhan nelayan mengukuti Lomba Balap Katinting yang diselenggarakan TNI AL di Pangkalan TNI AL (Lanal) Mamuju, Senin...
 

Kebutuhan Gas Elpiji 3 Kg Meningkat di Wajo

fajaronline.co.id, WAJO -- Kebutuhan gas elpiji 3 kg di Kabupaten Wajo meningkat. Penggunaan gas oleh petani menjadi penyebabnya. Ketua Tim...
 

Hebat... Bupati Selayar Serahkan Buku Tabungan BPD ke Masyarakat, Segini Isinya

fajaronline.co.id, SELAYAR - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar tengah merealisisikan janji politiknya saat kampanye lalu. Salah satunya dengan...
 

Bahas Pilwalkot, PKS Sulsel Temui Appi

fajaronline.co.id, MAKASSAR -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) membahas ulang di Pilwalkot Makassar 2018. Pembahasan ulang pasca Moh Ramdhan...
 

Foto: 10 Dubes Humas Pemkot Makassar

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto memberikan sambutan pada Malam Final Pemilihan Duta Humas Pemkot Makassar 2017, di Hotel Gammara, Jalan Metro...
 

Mantan Presiden BEM STIMIK Digadang Pimpin PB HMI

fajaronline.co.id, MAKASSAR--Mantan Presiden Badan eksekutif Mahasiswa (BEM) STIMIK Dipanegara, yang juga mantan Sekretaris Umum HMI cabang Makassar...
 

Jelang Natal, Kapolres Luwu Cek Stok Beras

fajaronline.co.id, LUWU -- Memastikan persediaan stok beras jelang Natal dan tahun baru, Kapolres Luwu AKBP Dwi Santoso melakukan pengecekan stok...
 

Ingin Pantai Sumpang Mirip Losari, Pemkab Siapkan Anggaran Sebesar Ini

fajaronline.co.id, BARRU -- Tanggul pantai Lempomajang, Kelurahan Sumpang Binangae, Kecamatan Barru kian hancur. Sejumlah titik tanggul jebol....
 

Imam Subekti Resmi Pimpin FPTI Sulsel

fajaronline.co.id, MAKASSAR - Imam Subekti, kini sudah resmi memimpin Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sulsel. Pria pengusaha ini telah...
 

Ini Jumlah Dukungan IYL - Cakka Di Makassar

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Besok 12 Desember Komisi Penyelenggara Pemilihan Umum (KPU) akan melakukan proses Verifikasi faktual berkas dukungan...
 

Anniversary, Barcode Bakal Dihentak Dua Dj Ternama

fajaronline.co.id, MAKASSAR -- Dua Disc Jockey (DJ) ternama tanah air bakal tampil menyemarakkan Anniversary II Barcode Bar & Kitchen, Selasa...
 

Hentikan Mobil Dinas Kapolda, Bripka Isnal Diganjar Penghargaan

fajaronline.co.id, MAKASSAR -- Ikhlas bekerja dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, dua personel kepolisian. Bripka Isnal Arby dan Bripka...
 

Muaythai Sulsel Siap Boyong 17 Petarung ke Bogor

fajaronline.co.id, MAKASSAR - Pengurus Muaythai Sulsel, siap memboyong 17 atlet andalannya untuk bertanding di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Muaythai...
 

PT LIB Tetapkan Liga 1 Bergulir 24 Februari

fajaronline.co.id, MAKASSAR -- PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 menetapkan jadwal Liga 1 akan bergulir 24 Februari...
 

Sambut Natal, Warga NTT Tidak Perlu Cemaskan Stok Pangan

fajaronline.co.id -- Sebagai salah satu provinsi dengan penduduk mayoritas merayakan Natal dan Tahun Baru 2018, Nusa Tenggara Timur (NTT) menempatkan...
 

PT POS Terus Merugi, Jika Tak Berbenah akan Makin Tergerus

fajaronline.co.id, JAKARTA-- Sebanyak 23 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dikabarkan menelan kerugian hingga kuartal III 2017. PT POS Indonesia...
 

Penangkapan Sewenang-wenang Petani Soppeng, Balai Gakkum Tidak Patuhi Putusan MK

fajaronline.co.id, MAKASSAR -- Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan Wilayah Sulsel telah melakukan penangkapan...
 

Aksi Begal Siswa SMK Berakhir Amuk Massa

fajaronline.co.id, MAKASSAR -- Aksi pencurian disertai kekerasan (curas) atau begal yang dilakukan seorang siswa SMK berinisial MAH, (16) berakhir...
 

Resmob Polsek Panakkukang Ringkus Penyerang Warkop 17

fajaronline.co.id, MAKASSAR - Empat pelaku penyerangan Warkop 17, di Jalan Anggrek Raya, Kelurahan Paropo, Kecamatan Panakkukang, diringkus Tim...
 

Tabung Gas Elpiji 3 Kg Jadi Perhatian Serius di Rakor TPID Sinjai

fajaronline.co.id, SINJAI - Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Sinjai menggelar rapat koordinasi (Rakor), di Ruang Pola Kantor Bupati Sinjai,...
 

Tanamkan Karakter Anti Korupsi Generasi Muda, Kejari Sinjai Gelar Lomba Pidato

fajaronline.co.id, SINJAI - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai menggelar lomba pidato antar SMA sederajat se-kabupaten Sinjai. Kegiatan ini dilakukan...

Load More