Fajar

  Breaking News

Perlindungan Guru, Perlukah

M. GHUFRAN H. KORDI K. Pengamat Sosial
Opini - 18 April 2017, 15:43:43

“Jangan kamu paksa anak-anakmu ikut tradisimu, mereka diciptakan Tuhan untuk suatu zaman, bukan zamanmu” (Socrates)

Maret 2017, pemerintah mengeluarkan aturan perlindungan tenaga kependidikan melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 10 Tahun 2017.

Permendikbud tersebut melindungi pendidik dan tenaga kependidikan. Pendidik terdiri dari guru, pamong belajar, tutor, instruktur, fasilitator, dan narasumber teknis (pasal 1).

Sedangkan perlindungan yang diberikan meliputi perlindungan hukum, perlindungan profesi, perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja, dan perlindungan hak dan kekayaan intelektual (pasal 2). Perlindungan hukum meliputi perlindungan dari tindak kekerasan, ancaman, perlakuan diskriminatif, intimidasi, dan perlakuan yang tidak disebabkan peserta didik, orang tua, masyarakat, birokrasi, dan pihak lain.

Dalam beberapa hal, Permendikbud ini hanya mengulang atau menjabarkan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi, misalnya Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-undang Guru dan Dosen, Undang-undang Ketenagakerjaan, dan Undang-undang Hak Cipta.

Walaupun substansi perlindungan dalam Permendikbud ini mencakup beberapa hal yang lebih luas sebagaimana tertera pada pasal 2, sebenarnya peraturan ini lebih dititikberatkan pada perlindungan guru, yang memang selama ini dituntut sebagian kecil guru. Karena substansi lainnya, telah diatur dalam sejumlah peraturan perundang-undangan.

Itu karena, guru adalah sebuah profesi, yang berarti mereka juga tenaga kerja alias buruh sebagaimana profesi lainnya. Sebagai profesi, tenaga kerja, atau buruh, guru membutuhkan perlindungan profesi dari berbagai risiko terkait pekerjaan yang dilakukannya.

Lantas apa relevansi perlindungan guru dari tindak kekerasan pada Permendikbud tersebut, terutama peserta didik dan orang tua/wali? Arah Permendikbud ini terbaca dengan jelas, yaitu untuk diperhadapkan dengan Undang-undang Perlindungan Anak (UU No. 35/2014 yang diubah dengan UU No. 23/2004).

Dalam Undang-undang Perlindungan Anak, setiap orang dilarang melakukan kekerasan terhadap anak, karena berimplikasi pidana (Pasal 76 c dan Pasal 80). Aturan ini menjerat banyak orang tua dan guru, karena kedua entitas ini paling rajin dan paling banyak melakukan kekerasan terhadap anak.

Ketika melakukan kekerasan, guru selalu menggunakan alasan mendisiplinkan peserta didik/murid. Artinya, kekerasan adalah metode yang digunakan guru mendidik anak. Alasan yang sangat purba dan kuno ini, oleh sebagian guru dianggap efektif memperbaiki peserta didik yang mempunyai perilaku buruk. Padahal pada kenyataannya, anak-anak yang mengalami kekerasan, termasuk dididik dengan menggunakan kekerasan, tidak pernah menjadi anak yang baik.

Peningkatan Kapasitas Guru
Daripada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sibuk melindungi guru-guru yang melakukan kekerasan terhadap peserta didik, lebih bijak, produktif, dan visioner, bila Kemendikbud dan PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) fokus pada peningkatan kapasitas guru.

Bagaimanapun, guru yang menggunakan kekerasan diidentifikasi sebagai guru yang memiliki kualitas dan kapasitas rendah. Dalam sebuah seminar di Universitas Negeri Makassar, 20 Desember 2016 dengan tema “Memutus Mata Rantai Kekerasan Terhadap Anak” yang merupakan bagian dari kegiatan pemilihan “Guruku Panutanku”, peserta seminar—yang merupakan kumpulan guru-guru berkualitas—mendukung penghapusan kekerasan di sekolah. Artinya, kalau kekerasan di sekolah itu tinggi, berarti jumlah guru yang tidak berakualitas atau berkualitas rendah lebih banyak dari pada guru yang berkualitas. Kondisi ini harus menjadi perhatian Kemendikbud, PGRI, dan semua pihak yang peduli dan terkait dengan pendidikan.

Di sekolah-sekolah tertentu, terutama di kota-kota besar, guru-guru sangat antusias mendukung pengembangan Sekolah Ramah Anak (SRA), mendukung pengembangan model pembelajaran yang menyenangkan peserta didik, sekaligus anti kekerasan.

Guru-guru ini akrab dengan bacaan semacam Laskar Pelangi (Andera Hirata), Tatto chan (Tetsuko Kuroyanagi), Sheila (Torey Hayden), dan bacaan-bacaan yang menginpirasi pengembangan model pembelajaran yang inovatif, sekaligus pencegahan kekerasan.

Karena itu, adalah lebih kondusif, produktif, dan bermartabat, jika Kemendikbud dan PGRI mengurusi peningkatan kapasitas guru dan hal-hal yang lebih substansif untuk perbaikan pendidikan, dibanding menghabiskan energi dan waktu hanya membela guru yang tidak berkualitas.

Dari sekitar 3,2 juta guru di Indonesia, hanya 2 atau 3 kasus guru mengalami kekerasan per tahunnya. Tentu ini tidak boleh disepelekan, tetapi harus menjadi perhatian, dan merupakan bagian dari tugas dan tanggung jawab Kemendikbud dan PGRI dalam perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan.

Sementara peserta didik yang mengalami kekerasan (fisik, psikis, dan seksual) yang dilakukan oleh guru per tahunnya mencapai ribuan. Padahal guru adalah orang-orang terpilih yang pekerjaannya mentransfer nilai. Profesi guru sangat terhormat, sementara kekerasan adalah perilaku purba dan primitif. Profesi terhormat hanya cocok untuk orang-orang terhormat, bukan orang-orang yang berperilaku purba dan primitif. []

Author : rika

Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

Aziz Qahhar: Teladani Rasulullah dalam Berpolitik

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Calon wakil Gubernur Sulsel, Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar menyebutkan pembicaraan politik di masjid sebagai bagian...
 

Sridevi Meninggal Dunia, Begini Reaksi Perdana Menteri India

FAJARONLINE.CO.ID -- Aktris senior Bollywood, Sridevi Kapoor, meninggal dunia di Dubai dalam usia 54 tahun. Menurut pernyataan keluarga, The Press...
 

Deng Ical Imbau Kecamatan Giatkan Gerakan Salat Subuh Berjemaah

Fajaronline.co.id, MAKASSAR -- Gerakan Makassar Salat Subuh Berjemaah (GMSSB) mesti digiatkan. Pemerintah kecamatan diharapkan bisa...
 

Kadis P2KUKM Luwu Utara Imbau LutraMO Giat Promosi Produk UKM

FAJARONLINE.CO.ID, MASAMBA -- Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (P2KUKM) Luwu Utara, Muslim Muchtar, mengimbau kepada...
 

Maret, Partai Garuda Serahkan Rekomendasi Dukungan untuk NH-Aziz

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Infrastruktur politik Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Aziz) terus bertambah menghadapi Pilgub Sulsel 2018....
 

Komunitas Musik Indie Palopo, Lestarikan Alam dengan Musik

FAJARONLINE.CO.ID, PALOPO -- Perkumpulan musisi Palopo melakukan terobosan baru untuk menjaga kelestarian alam. Itu dengan pembentukan Komunitas...
 

Aziz Puji Konsep Koperasi Syariah dari Komunitas Alumni 212

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Calon wakil gubernur Sulsel, Aziz Qahhar Mudzakkar, mengisi masa kampanye dengan beragam aktivitas. Salah satunya...
 

Konsultan Perencana Tanam Ganja di Rumahnya, Wah... Sudah Panen dan Punya Pelanggan

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Dapat enam bibit ganja dari sahabatnya di Aceh, Konsultan Perencana menanam ganja di halaman rumahnya dan berhasil...
 

Tolak Saksi yang Dihadirkan Danny-Indira, Tim Hukum Appi-Cicu Yakin Gugatannya Dikabulkan

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Permohonan sengketa pemilihan yang berlangsung di panitia pengawas pemilihan Kota Makassar yang diajukan pasangan...
 

Forum Silaturahmi Gelar Tablik Akbar Bahas Kriminalisasi Dakwah dan Ulama

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Mengawali tahun 2018, Forum Silaturahmi menggelar Tabligh Akbar di Masjid Baiturrahman Panaikang...
 

Coutinho Mulai Menyihir di Barcelona

FAJARONLINE.CO.ID, BARCELONA—Philippe Coutinho perlahan mulai menunjukkan  kemampuan terbaiknya bersama Barcelona. Pada derby Catalan...
 

RIP... Sridevi, Artis Senior Bollywood Meninggal Dunia di Hadapan Suami dan Putrinya

FAJARONLINE.CO.ID -- Bollywood kembali berduka. Salah seorang artis senior perfilman India, Sridevi Kapoor, dikabarkan meninggal...
 

Jebol Barcelona di Menit ke-3, Pelatih Girona: Kita Membangunkan Monster

FAJARONLINE.CO.ID, BARCELONA—Girona sempat membuat kejutan di Camp Nou ketika mereka mampu mencetak gol cepat. Saat laga baru berjalan tiga...
 

Inkindo Harus Unggul, Berdaya Saing, dan Profesional

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Musyawarah Inkindo SulSel tidak lama lagi digelar, tepatnya pada 10 Maret 2018. Para kandidat calon...
 

Beli Peci di Pasar Butung, Appi Tampung Saran dan Keluhan Pedagang

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Calon wali kota Makassar, Munafri 'Appi' Arifuddin didampingi istri tercinta, Melinda Aksa, blusukan ke...
 

Singgung Appi, Danny: Jangan Mau Menang Tanpa Pertandingan

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Calon petahana, Moh Ramadhan Pomanto alias Danny, menyinggung pasangan Munafri Arifuddin-Andi Rachmatika Dewi...
 

Oknum Karyawan Bank Dilapor Lakukan Penggelapan Sertifikat

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Medhy Pratama, warga Jl Pelanduk, melaporkan seorang oknum karyawan salah satu bank swasta di Jl Sulawesi, Kota...
 

Kucurkan Rp 1,8 Triliun, Syahrul Optimis KA di Pangkep Rampung Tahun Ini

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- Pembangunan rel kereta api (KA) di Kabupaten Pangkep mendapat respon langsung dari Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin...
 

Ilham Azikin Gelar Kampanye Dialog, Ini Harapan Warga Kampung Panramputan

FAJARONLINE.CO.ID, BANTAENG --- Calon Bupati Bantaeng, Ilham Azikin melakukan kampanye dialog di kampung Panramputan, Kecamatan Pa'jukukang,...
 

Ganas... Tim Macan Cengkeram Pengedar Narkoba

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Pelaku pengedar narkoba tak bisa lolos dari cengkeraman Tim Macan Satuan Reskrim Narkoba Polrestabes Makassar. Sabu...
 

Demokrat Siapkan Sanksi Bagi Dua Legislator Ini

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - DPC Demokrat Makassar menyiapkan sanksi kepada dua legislatornya yang duduk di DPRD Makassar, yakni Basdir dan Susuman...
 

Seleksi Komisioner KPU, Ketua KNPI Sulsel: Meski Pintar, Kalau Pemain Jangan Diloloskan

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Ketua KNPI Sulsel Imran Eka Saputra ikut angkat bicara mengenai seleksi calon komisioner KPU Sulsel untuk periode...
 

Tiongkok Tuntut AS Batalkan Sanksi yang Diberikan Pada Korut

FAJARONLINE.CO.ID -- Tiongkok menuntut agar Amerika Serikat (AS) membatalkan keputusannya untuk menjatuhkan sanksi baru kepada Korea Utara (Korut)....
 

Diduga Menganiaya, Dimas Anggara Dipolisikan

FAJARONLINE.CO.ID -- Aktor Dimas Anggara dilaporkan ke Polsek Cilandak atas dugaan penganiayaan terhadap Fiqih Alamsyah pada Sabtu (24/2). Laporan...
 

Empat Komisioner Kembali Mendaftar, Ini Pesan KPU Sulsel

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Empat komisioner KPU Sulsel kembali mendaftar sebagai calon komisioner untuk periode 2018-2023. Mereka adalah, Faisal...

Load More