Fajar

  Breaking News

Andi Amran Sulaiman, Dari Pondokan ke Kursi Menteri

Amran Sulaiman bersama Presiden Joko Widodo.
Profil Tokoh Sulsel - 07 April 2017, 11:48:04

FAJARONLINE.COM -- Kerja keras, tahan banting dan tidak kenal menyerah adalah prinsip yang ditanamkan orang tua Andi Amran Sulaiman sejak kecil. Berasal dari keluarga pas-pasan, Amran melakoni hidupnya dengan cara yang sangat sederhana. Sejarah hidup sosok yang sangat ‘low profile’ ini demikian berliku dan banyak dipenuhi cerita yang memiriskan hati.

"Perkenalkan, saya pernah di birokrasi BUMN selama 15 tahun, delapan tahun jadi pengusaha, dan dosen
selama enam tahun,”

Pernah suatu ketika, dia ke Jakarta mengurus hak paten penemuannya. Lantaran kondisi keuangan terbatas, Amran berangkat menumpang kapal laut. Di ibu kota, sambil mengurus hak patennya, dia memilih menginap di Masjid Istiqlal. Dia sama sekali tak memiliki uang untuk sekadar tinggal di penginapan termurah sekali pun. Bahkan
yang paling menyedihkan, dia harus pulang sebelum pengurusan itu selesai karena kehabisan biaya.

Demikian pula ketika menjadi mahasiswa di Fakultas Pertanian Unhas, dan harus tinggal di pondokan. Banyak cerita tentang perjuangan dan keprihatinan. Pernah, lantaran tidak memiliki uang, bersama seorang sahabatnya, Amran hanya makan seporsi mi instan yang dibagi berdua.  Pernah pula untuk mengisi perut, Amran hanya mengonsumsi sepotong telur, itu pun di bagi bersama lima orang kawannya.

Semua kejadian itu menjadikan sosok Amran sangat berempati terhadap dunia sekitarnya. Sejarah hidup seperti ini pula yang semakin membangkitkan tekadnya untuk mampu berbuat bagi orang banyak serta mengantarkannya menjadi seorang yang berkarakter kuat dan pekerja keras.

Sebagai seorang profesional yang kiprah pengabdiannya beragam dan luas, Amran memang sangat menghayati nilai-nilai kejujuran dan kerja keras. Amran menjadi sosok yang dikenal mampu menjadi “suluh” bagi sekelilingnya. Terlepas dari apa pun, Amran merupakan sosok yang di setiap jejak langkahnya senantiasa meninggalkan “benih-benih” kemaslahatan bagi lingkungan sekitarnya.

Beragam medan pengabdian pernah digelutinya: akademisi, birokrat, dan entrepreneur. Amran memiliki banyak kelebihan dan menonjol dari segi apa pun. Kedekatannya pada pelbagai ragam profesi dan kemampuan komunikasinya yang tinggi, menjadikan Amran dengan cepat mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan dan kemudian bergerak ikut mewarnai lingkungan tersebut.

Semua itu terlihat dalam setiap dimensi kiprah pengabdiannya serta membawanya jauh ke dalam pergaulan tingkat nasional dan bahkan internasional. Salah satu yang menonjol dari semua itu adalah ketika dalam kiprah kemasyarakatan, sebanyak 12 provinsi di Kawasan Timur Indonesia mengusulkannya untuk menjadi menteri pada kabinet pemerintahan Jokowi-JK, namun dengan halus Amran menolaknya. Dia menganggap, menduduki jabatan menteri hanya karena persoalan keuangan, hal itu dianggapnya sangat bertentangan dengan nilai-nilai hidup yang dia anut.

Dari sisi keuangan, Amran telah berada dalam “zona nyaman”. Dengan perusahaan yang dimilikinya, yang memiliki omzet 700 miliar sampai 1 triliun rupiah per tahun, Amran boleh dikatakan mapan dalam hidup. Namun ketika Joko Widodo memintanya untuk ikut mengabdi demi kemas-lahatan rakyat, Amran tak bisa mengelak lagi.

Panggilan pengabdian inilah yang menjadi medan pergelutannya selama ini. Apalagi ketika Joko Widodo memintanya dengan berkata: “Jangan tinggalkan saya”, sosok yang rendah hati ini tak mampu memiliki alasan lagi untuk menolak amanah tersebut.

Dalam garis darah keluarga, Amran adalah keturunan dari La Pawawoi Arung Sumaling -- anak keempat dari La Tenri Tappu Raja Bone ke-23 dari pihak ayahnya. Kemudian La Pawawoi Arung Sumaling mempunyai keturunan bernama Andi Baco Gangka Petta Teru yang memperistrikan
Karaeng Beja -- anak Karaeng Bantaeng. Sedangkan turunan dari pihak ibu, Andi Nurhadi Petta Bau, dari Datu Bengo, La Sado Petta Eppe, yang berdomisili pada Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone, Sulsel.

 

Penemu dengan Empat Hak Paten

Pengalaman Amran sebagai peneliti yang menemukan alat pemusnah tikus, membuat dirinya terbiasa hidup dengan penuh dialektika, sistematis, konsisten, telaten serta tak kenal putus asa. Pengalaman itu pula yang mengajarkannya menjadi seorang yang kreatif dan inovatif mengelola hidup ini dengan melahirkan banyak hal baru yang menyentuh
kemaslahatan hidup orang banyak. Karena pengabdian ini pula sehingga selama enam tahun menjalani profesi sebagai tenaga pengajar akademik serta peneliti, dia tak pernah mengambil gajinya. Memang sikap seperti ini terkesan agak aneh, namun itulah yang ditunjukkan oleh Amran. Sikap pengabdian yang bukan hanya berhenti pada kata-kata, namun memang telah mengalir dalam sikap perbuatannya sehari-hari.

Sebagai seorang dosen dan peneliti, Amran memang tergolong sosok yang menyukai tantangan. Jiwa intelektualitasnya senantiasa menyala bila menemukan sebuah persoalan yang sulit mendapat jawaban. Sejak
menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Pertanian Unhas Makassar, jiwa itu telah terbentuk. Tidak mengherankan bila sewaktu menempuh pendidikan tinggi strata satu, dia telah berhasil mencatatkan sebanyak empat hak paten penemuannya. Di Strata pendidikan Magister, Amran juga berhasil lulus dengan prestasi mengagumkan cum laude dengan IPK sempurna 4,0 yang juga dilanjutkan ketika berhasil lulus dengan cum laude juga dengan IPK 4,0 di pendidikan Doktoralnya.

Semangat mencari kebenaran merupakan hal yang sangat dijunjung tinggi. Inilah yang kerap membawanya pada kegelisahan seorang intelektual bila menemukan hal yang mengganggu pikirannya.

Seperti ketika dia merasakan rasa sedih para petani kala tanaman yang menjadi tumpuan hidupnya habis terserang hama tikus. Kegelisahan inteltual inilah yang kemudian terus membawanya hingga pada penemuan dan terobosan bagaimana menanggulangi serangan hama tikus tersebut.

Namun gara-gara tikus, Amran berkesempatan menjabat tangan Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono, dengan menerima Penghargaan Satyalancana Pembangunan Kategori Perorangan Bidang Wirausaha Perta-
nian, di Palembang 7 Juli 2007 lalu. Temuannya, berupa racun tikus yang lebih ekonomis dan efisien dari yang sudah ada, menempatkan Amran sebagai warga yang sangat berjasa menekan kehilangan produk padi dari serangan tikus.

Menjejak Ranah Entrepreneur

Pola hidup disiplin sangat tergambar pada keseharian pria yang lahir di Kabupaten Bone, 27 April 1968. Kedisiplinan bagi Amran adalah “harga mati” bila ingin menapak tangga kesuksesan. Segalanya harus dimulai dengan menerapkan prinsip hidup ini. Tidak mengherankan bila pada
usia yang relatif muda, ia sudah mampu membangun dan membesarkan 14 perusahan yang tergabung dalam sebuah holding Tiran Group, yang meliputi unit usaha: tambang emas, tambang nikel, proyek gula, proyek perkebunan kelapa sawit, SPBU, distributor unilever, distributor semen, produsen pestisida, dan usaha lainnya. Pada saat yang sama, ia juga aktif di pelbagai organisasi.

Sejak menekuni dunia usaha, Amran sangat menekankan nilai-nilai kejujuran. Nilai-nilai kejujuran memang mewarnai semua gerak hidupnya sehari-hari, Ia bekerja mengikuti realitas dorongan hati-nurani yang senantiasa memandu setiap jejak langkah yang ingin ditorehkannya pada kehidupan.

Bagi Amran, menjadi orang jujur akan memiliki pengaruh energi yang sangat positif. Orang akan menghargai kejujuran dan bisa menghargai pendapat kita. Mengatakan kebenaran dalam segala situasi selalu merupakan pilihan terbaik karena sekali ketahuan kita berbohong, selamanya akan dikenal sebagai pembohong.

Di samping itu, Amran juga sangat menekankan tanggung jawab dalam setiap kiprah kehidupannya. Baginya, tanggung jawab dan keberanian memang memiliki peran yang sangat besar bagi tangga kesuksesan seseorang. Menghindar dari tanggung jawab bagi Amran dapat diibaratkan sebagai “orang mati yang berjalan”. Orang seperti ini hanya hidup secara tubuh tapi jiwanya mati. Mereka kehilangan kemampuan untuk percaya pada diri sendiri. Akibatnya, mereka kehilangan energi hidup dan tak lagi mampu membedakan antara kebaikan dan keburukan
dalam hidupnya.

Bagi Amran, keberhasilan dapat diukur sejauh mana kita menerima tanggung jawab. Kualitas semua orang yang sukses adalah sama, yaitu kemampuan mereka untuk mengambil tanggung jawab. Orang seperti ini akan berani bertahan dalam usaha yang penuh dengan tantangan dan resiko. Dengan tanggung jawab, kita akan menemukan diri senantiasa berada dalam lingkaran tantangan hidup yang menjadikan energi hidup kita semakin bertambah. ***

DATA DIRI

Nama Lengkap : DR. IR. H. Andi Amran Sulaiman, MP.
Kelahiran : Bone, 27 April 1968

Pendidikan :
SD Inpres 10 Mappesangka, Bone
• SMP Negeri Ponre, Bone
• SMA Negeri Lappariaja, Bone
• Fakultas Pertanian Unhas 1988-1993 (Penerima Hak Paten/Penemu)
• Pasca Sarjana Pertanian Unhas 2002-2003 (Cumlaude)
• Program Doktor Ilmu Pertanian Unhas 2008-2012 (Cumlaude)


Surat Penghargaan :
• Hak Paten Alat Empos Tikus “Alpostran” dari Menteri Kehakiman RI, 1995
• Surat Izin Khusus Pestisida Tiran 58PS dari Menteri Pertanian RI, 1997
• Surat Izin Tetap Pestisida Tiran 58PS dari Menteri Pertanian RI, 1998
• Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan di Bidang Wirausaha Pertanian dari Presiden RI, 2007
• Penghargaan FKPTPI Award tahun 2011 di Bali.
• Surat Izin Tetap Pestisida, Ammikus 65PS dari Menteri Pertanian RI, 2011
• Surat Izin Tetap Pestisida Ranmikus 59PS dari Menteri Pertanian RI, 2012
• Surat Izin Tetap Pestisida Timikus 64PS dari Menteri Pertanian RI, 2012
• Hak Paten Alpostran (Alat Empos Tikus modifikasi) dari Menteri Kehakiman 2014

Riwayat Pekerjaan :
• Direktur Utama TIRAN Group/Owner (PT. Tiran Indonesia, PT. Tiran Sulawesi, PT. Tiran Makassar,
• PT. Tiran Mineral, PT. Amrul Nadin, PT. Andi Nurhadi Nusantara, CV. Empos Tiran, CV. Profita Lestari, CV. Empos)
• Menteri Pertanian RI, 2014-sekarang.

* Tulisan ini bersumber dari Buku “100 tokoh Sulsel” yang diterbitkan Fajar Perintis Utama (Fajar Group)

Author : Redaksi


Download Aplikasi Android dan IOS Fajaronline

 


Tags



Berita Lainnya

🔀Berita Terkini
 

HB Dukung Judas-Rahmat Bersama Tiga Tim Besarnya

FAJARONLINE.CO.ID, PALOPO -- Secara resmi, Haidir Basir menyatakan sikap ke bakal pasangan calon (Bapaslon) HM Judas Amar dan Rahmat Masri Bandaso...
 

Pria Ini Monster, Perkosa Para Korban di Depan Anaknya

FAJARONLINE.CO.ID, DORSET—Brian Hanmore diberi label monster oleh media-media asing. Bukan tanpa alasan. Pria 39 tahun itu memperkosa korbannya...
 

Lihat Sisi Humoris IYL, Tertawa Bersama hingga Candai Kerabatnya

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR- Kandidat Gubernur Sulsel Ichsan Yasin Limpo (IYL) memiliki cara tersendiri dalam merawat hubungan dengan kerabatnya,...
 

Ketua KPU Parepare Datangi Rujab Wali Kota, Ada Apa...

fajaronline.co.id, PAREPARE -- Memasuki tahapan pilkada, Ketua KPU Parepare, Nur Nahdiyah, tampak berkunjung ke rumah jabatan (rujab) wali kota,...
 

Viral... Presiden RI Bikin Sensasi Lagi, Beli Moge Seharga Rp140 Juta

FAJARONLINE.CO.ID -- Setelah sebelumnya mengenakan baju kaos saat peresmian kereta bandara, Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), kembali...
 

Dinas LH Takalar Gelar Lomba Adipura Tingkat Desa dan Kelurahan

FAJARONLINE.CO.ID, TAKALAR -- Guna menggenjot program Gerakan Masyarakat Takalar Tangkasa' dan Gammara' (Gema Tasamara'),...
 

Pemprov Gandeng KPPU Godok Pergub Persaingan Usaha

FAJARONLINE.CO.ID, MAMUJU -- Pemprov Sulbar kini  menggandeng Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk mencegah praktik...
 

Kagumi Program, Warga Gowa Tak Sabar NH Jadi Gubernur

FAJARONLINE.CO.ID, GOWA -- Bakal calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid menyambangi Desa Julukanaya, Kecamatan Palangga, Kabupaten Gowa, Sabtu (20/1)....
 

Dandim Gowa Dorong Petani Tingkatkan Swasembada Pangan

FAJARONONLINE.CO.ID, GOWA -- Meskipun Kecamatan Sombaopu merupakan daerah Ibu Kota Kabupaten Gowa, wilayah itu menjadi sentra penghasil...
 

Bintang Porno Meninggal Satu Persatu, Hari Ini Olivia Lua

FAJARONLINE.CO.ID, LOS ANGELES—Bintang porno top dunia meninggal satu persatu dan menguncang industri hiburan orang dewasa dalam beberapa bulan...
 

Akbar Faizal Ajak Ratusan Mahasiswa STIE Amkop Melek Politik

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Anggota DPR RI Komisi III, Akbar Faizal melakukan penyerapan aspirasi di luar masa reses dengan tema "Reposisi Mindset...
 

BKPRMI Sulsel Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Berbasis Masjid

FAJARONONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Ekonomi Koperasi (LPPEKOP) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia...
 

Begini Cara Humas DPRD Sulsel Lakukan Penguatan Bersama Awak Media

FAJARONONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Upaya menjalin relasi yang baik antara Hubungan Masyarakat (Humas) Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD)...
 

Temui Konstituen, Legislator Bone Ini Serap Aspirasi di Masjid

FAJARONONLINE.CO.ID, BONE -- Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bone, Andi Yusuf Akbar, kembali menemui konstituennya di masjid Desa Lemo, Kecamatan...
 

Muktamar Tapak Suci XV Bakal Dihadiri 1000 Lebih Peserta

FAJARONONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Perhelatan Muktamar Tapak Suci XV akan digelar besar-besaran. 1000 lebih peserta bakal menjadi saksi...
 

None Jadi Plt SekProv, KKDG Nilai Rawan Penyalagunaan Birokrasi Jelang Pilkada

FAJARONLINE.CO.ID, GOWA -- Mencuatnya nama  Irman Yasin Limpo sebagai calon Plt Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan menuai beragam...
 

Nurdin Halid Dicegat Warga Gowa

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Kunjungan Nurdin Halid ke Gowa diwarnai insiden yang sangat mengharukan. Ratusan warga Gowa menyambut NH di bibir...
 

Bidan di Sidrap Diminta Optimalkan Pelayanan Ibu dan Anak

FAJARONLINE.CO.ID, SIDRAP -- Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Sidrap menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) VI di Aula Ballroom Al Gony Hotel...
 

KPU Pangkep Target 15.825 Pemilih Tercoklit Sehari

FAJARONLINE.CO.ID, PANGKEP -- KPUD Pangkep resmi memulai tahapan Pencocokan dan Penelitan (coklit) data pemilih, Sabtu (20/1/2018). Ketua KPU...
 

STIM Nitro Makassar Gelar Workshop Hibah Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat STIM Nitro Makasar melaksanakan “Workshop Hibah Penelitian dan...
 

Mappatuo Tau Sudah Jadi Karakter NH

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR -- Julukan 'macca mappatuo tau' atau pandai membesarkan orang melekat pada sosok Nurdin Halid (NH). Bakal Calon...
 

Pemuda Pancasila Bagi-bagi Bibit Jagung di Pinrang

FAJARONLINE.CO.ID, PINRANG - Usai menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad saw, Mejelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Pinrang,...
 

Serikat Pekerja Semen Desak Pemerintah Bikin Moratorium Izin Pabrik

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Federasi Serikat Pekerja Industri Semen Indonesia (FSP ISI) coba membangun kekuatan dari Sulawesi Selatan. Usai rapat...
 

Mantan Pelatih Madrid Minta Mascherano Tinggalkan Barcelona

FAJARONLINE.CO.ID, BARCELONA—Manuel Pellegrini berharap Javier Mascherano segera meninggalkan Barcelona. Mantan pelatih Manchester City...
 

Tanpa Wakil, Makassar Tuan Rumah Pro Futsal League

FAJARONLINE.CO.ID, MAKASSAR - Pro Futsal League (PFL) 2018 mulai bergulir 20 Januari hingga 6 Mei mendatang, di tujuh kota besar di Indonesia. Salah...

Load More